Warga Jakarta Dapat Lihat Pesawat Luar Angkasa Melintas Subuh Ini

0
Stasiun Luar Angkasa Internasional

acehbaru.com | Jakarta – Ini tentu kabar menajubkan pada shubuh ini, Jumat pagi 27 Januari 2017 dikabarkan, warga Jakarta dapat menyaksikan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) melintas, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memperkirakan ISS akan melintas di atas langit Jakarta pukul 05.12 WIB.

“Besok pagi (27/1) warga Jakarta dan sekitarnya berkesempatan melihat ISS (International Space Station) melintas,” kata Kepala Lapan Thomas Djamaluddin dalam laporan yang dipublikasikan  Republika.co.id, Kamis (26/1).

Ia menjelaskan, ISS berukuran sebesar lapangan sepak bola. Namun, karena mengorbit pada ketinggian sekitar 400 Km, ISS akan terlihat seperti bintang terang.

Thomas berujar, masyarakat dapat melihat dan mengamati ISS dengan mata telanjang atau kamera kecil. ISS akan terlihat seperti bintang terang yang bergerak lambat di atas langit Jakarta.

Thomas merinci, ISS akan mulai muncul di barat laut (pukul 05.12 WIB), puncaknya di arah timur laut (pukul 05.15 WIB) dan menghilang dari pandangan di arah tenggara (pukul 05.18 WIB). Kemudian, untuk keterangan atau waktu lainnya, dapat dilihat di situs heavens-above.com.

Spot the Station NASA menyebut, penampakan akan terjadi dalam beberapa jam sesudah atau sebelum matahari terbit atau tenggelam. Ini adalah periode tampilan optimal saat matahari belum terbit atas Stasiun Luar Angkasa. Saat itu tampilan ISS terlihat kontras di langit yang gelap.

Mengenal Stasiun Luar Angkasa

Stasiun Luar Angkasa Internasional merupakan pesawat luar angkasa yang sangat besar. Pesawat ini mengorbit mengitari bumi. Di sinilah para astronot hidup. Berbagai penelitian luar angkasa dilakukan di sini. Jadi, bisa dikatakan kalau Stasiun Luar Angkasa Internasional ini merupakan laboratorium.

Sebenarnya bukan hanya penelitian ruang angkasa saja, beberapa penelitian untuk obat, virus, dan teknologi juga dilakukan di sini. Mengapa? Karena menurut ilmuwan gravitas nol berpengaruh pada objek yang mereka teliti. Tetapi, fungsi utamanya adalah untuk penjelajahan luar angkasa manusia.

Yang perlu kita ketahui, Stasiun Luar Angkasa Internasional ini tidak langsung diterbangkan secara utuh. Bagian pertamanya meluncur pada November tahun 1998. Yang meluncurkannya adalah roket Rusia Zarya (zar EE uh). Dua minggu kemudian pesawat ulang alik Endeavor bertemu Zarya di orbit. Pesawat ulang alik ini membawa U.S Unity dan memasangkannya ke Zarya.

Kemudian bagian-bagian lainnya diterbangkan dan disatukan dengan pesawat lainnya. setelah dua tahun, pesawat ini sudah layak untuk di tinggali astronot. Awak pertama yang tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional pada Oktober 2000.

Dari sini, manusia sudah mulai tinggal dan melakukan berbagai penelitian di pesawat ini. Kemudian, bagian demi bagian di tambahkan pada pesawat ini hingga pada 2011 NASA dan teman-temannya dari seluruh dunia selesai membangun stasiun ruang angkasa pada tahun 2011.

Besar Stasiun Luar Angkasa Internasional

Mendengar Stasiun Luar Angkasa Internasional digabungkan dari berbagai bagian wajar bila ukurannya cukup besar. Dia memiliki ukuran dua kali ukuran pesawat Jet Boing 747. Ini dapat menampung enam orang ditambah satu pengunjung. Di Bumi, berat pesawat ini hampir 453592,37 Kg atau sekitar 45,4 ton. Pesawat ini mampu menutupi satu lapangan bola. Pesawat ini mencakup modul laboratorium dari Amerika Serikat, Rusia, Jepang dan Eropa.

Selain laboratorium tempat astronot melakukan penelitian ilmiah, stasiun luar angkasa masih memiliki bagian lainnya. Modul Rusia merupakan sistem dasar yang dibutuhkan agar pesawat berfungsi. Mereka juga membuat ruang tamu untuk awak. Kemudian modul yang disebut dengan Node merupakan alat yang menggabungkan bagian-bagian pesawat.

Bagian yang melebar ke samping pada stasiun luar angkasa merupakan Array matahari. Array ini berguna untuk mengumpulkan energi matahari untuk menyediakan tenaga listrik.

Array ini terhubung dengan stasiun  dengan rangka yang panjang. Bila Anda pernah menonton film Gravity mungkin itu akan membantu Anda membayangkannya. Rangka tersebut bukan hanya penggabung saja, dia juga berfungsi sebagai pengatur suhu stasiun luar angkasa.

Pada stasiun luar angkasa terdapat lengan robot. Lengan robot ini berguna untuk membangun stasiun luar angkasa. Lengan robot dikendalikan dari bumi ketika penggabungan bagian demi bagian pesawat ini.

Pesawat luar angkasa ini dilengkapi dengan airlock yang membuat astronot bisa terus hidup di dalam pesawat tanpa harus terus-terusan bernafas dari tabung oksigen. Selain itu, stasiun luar angkasa juga dilengkapi dengan Port Docking yang memungkinkan pesawat luar angkasa lainnya bisa terhubung dengannya. Untuk mengantar pasokan mereka menggunakan pesawat robot.

Mengapa stasiun luar angkasa sangat penting?

Stasiun luar angkasa telah memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi manusia. Sejak astronot pertama mendarat di stasiun luar angkasa berbagai penelitian tentang luar angkasa semakin berkembang. Astronot tinggal di luar angkasa setiap hari. Di stasiun luar angkasa berbagai penelitian yang tidak bisa dilakukan di tempat lain bisa dilakukan. Terakhir para peneliti obat kanker melakukan penelitian di stasiun luar angkasa. Para ilmuwan juga mempelajari apa yang terjadi dengan tubuh manusia ketika mereka berada di luar angkasa dalam waktu yang lama, di 0 gravitasi. Banyak penelitian yang sangat berguna.

Bukan hanya bisa mengantarkan manusia keluar angkasa, kita juga harus tahu apa efek bila manusia berada di luar angkasa. Dengan begitu, misi-misi penjelajahan luar angkasa kita bisa berjalan dengan lebih lancar. Selama ini kita hanya mengirimkan robot ke luar angkasa. Dengan perkembangan stasiun luar angkasa teknologi kita semakin maju. Misi-misi luar angkasa lainnya nantinya akan berjalan lebih baik dan menghasilkan hal yang sangat penting bagi manusia. Stasiun luar angkasa internasional juga berperan besar dalam misi Curiosity Mars.

Stasiun luar angkasa sebenarnya hanyalah langkah awal manusia untuk misi penjelajahan luar angkasa. Seiring perkembangan teknologi satu demi satu misi ke luar angkasa, planet, tata surya lain atau bahkan galaksi lain bisa tercapai.(plimbi.com)

loading...

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY