Pemerintah Akan bentuk Badan Cyber Untuk Antisipasi Hoax

0

acehbaru.com | Jakarta – Munculnya berbagai berita hoax yang tidak jelas kebenarannya membuat pemerintah bereaksi, salah satu rencana pemerintah membentuk Badan Cyber Nasional (BCN).

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan pemerintah segera mempercepat pembentukan Badan Cyber Nasional. Badan ini akan menjadi payung kegiatan cyber secara nasional.

Saat ini di Kementerian Pertahanan terdapat Cyber Defence, Badan Intelijen Negara memiliki Cyber Intelligence, dan kepolisian memiliki Cyber Security. “Mereka tetap ‘jalan’, tapi ini satu badan cyber yang memayungi dan mengkoordinasikan itu semua,” kata Wiranto di kantornya di Jakarta, Selasa, 3 Januari 2017.

Meski begitu, pemerintah belum memiliki Cyber E-Commerce. “Nanti masuk wilayah itu,” ujar Wiranto. Pemerintah juga menargetkan sistem e-voting yang digunakan untuk pemilihan umum, sehingga sengketa pemilu bisa diminimalkan. “Kalau sudah ke sana nanti kita enggak perlu hitung manual.”

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menambahkan, banyaknya berita hoax melalui media sosial memperkuat pembentukan badan ini. “Putusannya dibentuk tim dipimpin oleh Menkopolhukam,” tutur Rudiantara sebagaimana dirilis TEMPO.co

Tim ini akan berfokus menangani media sosial dan situs-situs di ranah publik, bukan ranah privasi. “Kalau ranah privat, kami tidak akan masuk, kecuali beperkara hukum,” ujar Rudiantara.

Hari ini, Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan menggelar rapat koordinasi membahas persiapan rapat paripurna kabinet. Beberapa menteri hadir, seperti Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Beberapa pemimpin lembaga juga hadir, antara lain Kepala Kepolisian Jenderal Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Suhardi Alius, dan Jaksa Agung H.M. Prasetyo. (ira)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY