Header Ads

Duta Transformasi Kemenkeu Paparkan Gerakan Efiensi Pada SeminarInternasional

acehbaru.com | Jakarta – Duta Transformasi Kementerian Keuangan 2017, Alfiandi. Memaparkan hasil tulisannya tentang Gerakan Efisiensi dalam Call For Papers: Seminar Internasional memperingati HUT LAN ke 60 yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara di Kantor LAN RI Jl Veteran Nomor 10 Jakarta Pusat, Selasa (22/08/2017).

Dalam paparan makalahnya di forum diskusi para pemakalah, ia menjelaskan bahwa Gerakan Efiensi merupakan suatu keniscayaan yang mesti dilakukan oleh siapa saja sebagai pemangku kepentingan di negeri ini.

“Sebagaimana pesan dari Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani, sudah sewajarnya kita mempunyai kesadaran agar melakukan efisiensi anggaran, pemborosan, ketidakpedulian, dan mentalitas konsumtif sudah semestinya kita hindarkan” ungkapnya.

“Sesuai Instruksi Menteri Keuangan Nomor IMK-346/IMK.01/2017, ada pesan yang ingin disampaikan kepada para pelaku birokrasi baik pimpinan institusi, hingga para pegawai di setiap lini, mesti mempunyai niat dan merubah mindset agar gerakan efiensi ini memberi manfaat bagi masyarat”, tambahnya.

Dalam paparan makalah tersebut, banyak respon positif dan masukan terkait Gerakan Efiensi yang telah dimulai oleh Kementerian Keuangan. Salah satu peserta yang hadir, Bapak Wildan peserta dari Bappeda Kalsel mengapresiasi gerakan efiensi ini.

“Saya setuju sekali dengan gerakan efiensi ini. Sebenarnaya sejak zaman Pak Harto sudah dimulai, seperti istilah mari mengencangkang ikat pinggang karena seharusunya pejabat publik kita harus memberi contoh kepada khalayak luas”, ungkap Wildan.

"Namun perlu diingat, seharusnya gerakan ini juga mesti ditujukan juga kepada Kepala Daerah dan DPRD di negeri ini, sebab sulit bagi mereka untuk bisa melakukan efiensi anggaran”, tambahnya.

Peserta lainnya yang hadir dalam paparan makalah tersebut Bapak Agus, mengatakan sewajarnya penyerapan anggaran yang seratus persen jangan hanya menjadi indikator keberhasilan, melainkan manfaat apa yang bisa diberikan bagi khalayak luas.

“Semestinya prestasi kerja PNS jangan hanya diukur dengan penyerapan anggaran yang sudah maksimal, melainkan hasil dan manfaat apa saja yang di dapat oleh masyarakat dari anggaran yang terserap”, pungkasnya.

Kegiatan Call For Papers dan Seminar Internasional ini dihadiri oleh Ketua KPK, Menpan RB, Ketua KASN, Pimpinan LAN, dan beberapa pimpinan lembaga lainnya. Kegiatan yang bertema Rekonstruksi Reformasi Administrasi Negara untuk Membangun World Class Government ini, dihadiri oleh berbagai institusi birokrasi, mahasiswa, ilmuwan, peneliti, pengkaji, dan dosen di beberapa universitas pada 21-22 Agustus 2017. Harapannya akan muncul pemikiran baru dalam kajian administrasi negara dan kebijakan publik yang baik di seluruh instansi pemerintahan di negeri ini. Selain itu pada kegiatan Seminar Internasional diisi oleh pemateri dari Singapura, Korea, Thailand, dan Australia.[]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.