Header Ads

Gedung Laboratorium Fisika dan Rumah PS SMA 1 Gandapura Terbakar

acehbaru.com|Bireuen - Sebuah gedung Laboratorium Fisika dan satu rumah Penjaga Sekolah ( PS ) yang letaknya berdampingan di pojok timur sebelah Selatan komplek  Sekolah Menengah Atas ( SMA ) 1 Gandapura Kabupaten Bireuen hangus dilalap sijago merah sekira jam 19.30 Wib , Selasa 4 Juli 2017 akibat kejadian itu tidak ada korban jiwa dan kerugian diperkirakan mencapai 1 Milyar lebih

Muhammad Ben ( 43 ) Penjaga Sekolah kepada media menuturkan, saat kejadian dia tidak berada dirumah yang ditempatinya hanya isteri Mardhiah ( 35 ) bersama ke empat anaknya ada sementara diri sedang gobrol bersama beberapa guru dan kala itu dia baru keluar pekarangan sekolah menuju kantin untuk membeli minum, namun tiba- tiba seorang keponakan berlari kearahnya memberi tahu bahwa rumahnya terbakar,


" bang rumoh ka tutong," ujar keponakannya yang ditiru Muhammad langsung dia bergegas menuju ke tempat kejadian.


Sesampai dirumah dia dapati isterinya yang sebelum kejadian lagi menyusui bayi sedang menyiram api dengan Sanyo sementara tiga anaknya berhamburan keluar rumah.


Upaya yang dilakukan isteri dan dirinya bersama warga sekitar tidak berhasil menghentikan kobaran api yang cepat merambah rumah berkonstruksi kayu tersebut sehingga sijago merah menjalar dan menghaguskan gedung Laboratorium Fisika sehingga menghanguskan seluruh isinya.


Berselang 10 menit pasca kejadian 2 unit mobil pemadam kebakaran ( Damkar ) pos Krung Mane Aceh Utara dan 1 unit dari PT .PiM serta 5 unit milik Pemkab Bireuen tiba dilokasi dan mereka berhasil mengatasi luapan api.


"Kami dari Bireuen agak sedikit terlambat karena harus memutar jalan via Blang Mee, " . Ujar Suhardiman Wadanru Damkar Bireuen


Akibat kebakaran ini pihak sekolah menderita kerugian hampir 1 Milyar , sementara Penjaga Sekolah Muhammad Ben juga merugi puluhan juta karena semua harta bendanya termasuk pakaian keluarganya, ijazah dan sebuah honda Vario Tehno tahun 2012 tidak berhasil diselamatkan,

" tidak ada barang berharga yang bisa saya selamatkan termasuk ijazah , yang ada dilemari semua habis, " .ungkap Muhammad


Dan untuk sementara Muhammad akan tinggal ditempat keluarganya di desa Lapang Timu Kecamatan Gandapura.


Komite Sekolah , Teungku Taher berharap kepada pemerintah agar cepat membangun kembali gedung Laboratorium ini supaya proses belajar kembali lancar," kami mohon kepada dinas pendidikan cepat bertindak agar 760 lebih siswa bisa kembali belajar normal,".pinta T.Taher.(Sal)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.