Header Ads

Ajal Sukasdi Diujung Pentungan Centeng

acehbaru.com | Aceh Tamiang - Kasdi namanya, pria 28 tahun warga  warga Dusun Mulia Desa Sukajadi,  Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang  harus menemui ajal di ujung pentungan Centeng PT perkebunan Mapoliraya. Sabtu 7 Januari 2016

Belum terungkap apa muasal dengan pasukan khusus penjaga kebun tersebut hingga meninggal dan meninggalkan duka bagi keluarganya, pastinya selaku muslim, tidak salah jika kita mengucapkan innalillahi wainna ilaihi rajiun.

Informasi yang berkembang Sukasdi terjun ke sungai gara –gara dikejar pasukan khusus penjaga kebun Mapoli Raya, Kamis, 5 Januari 2017. Biar tak ketangkap ia menceburkan diri ke sungai, mungkin karena arus sungai yang tajam, Sukasdi tidak selamat.

Warga dan tim SAR langsung melakukan pencarian, namun korban baru ditemukan pukul 14:00 Wib, Sabtu 7 Januari 2017.

Kisah warga dan Centeng kebun di Kabupaten Aceh Tamiang, Langsa dan Aceh Timur kedengaran biasa. Karena di dua kabupaten dan kota tersebut pinggirannya dipenuhi dengan areal perkebunan sawit milik perusahaan swasta dan BUMN.

Penguasaan tanah yang luas oleh perkebunan membuat lahan ekonomi masyarakat sekitar semakin sempit, sehingga terjadi berbagai masalah sosial berikutnya, seperti pencurian tandan sawit (ninja).

Warga saban hari melihat bagaimana jejeran indah pohon sawit dan begitu mengkilatnya tandan sawit, karena kebun-kebun itu didepan mata mereka, bahkan ada yang lokasi desa tempat tinggalnya di tengah kebun.

Persoalan tapal batas, dan beberapa kasus dugaan penyerobotan lahan milik warga juga masih mendominasi dikawasan ini. (ira)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.