Header Ads

Warga Keluhkan Sikap Kasar Rumah Sakit Bunda Lhokseumawe Terhadap Keluarga Pasien

acehbaru.com | Lhokseumawe – Keluarga dari tiga pasien rumah sakit umum swasta RSB Lhokseumawe mengeluhkan sikap arogan pemilik rumah sakit dalam mengomentari tindakan keluarga pasien yang sedang menjaga keluarganya di rawat di RS tersebut, Senin, 12 Desember 2016.

Kisah awal di Jum’at, 9 Desember 2016 saat para perawat mengontrol pasien dan kebetulan dr H  yang juga pemilik rumah sakit tersebut  turut mendampingi perawat antar ruangan ke ruangan.

Pagi itu mereka masuk ruangan   anak   tepatnya   di   kamar   nomor   1C.   Kamar   ini berkapasitas 5 buah ranjang dan semuanya penuh dengan pasien-pasien rawat inap. Sementara diantara   keluarga   yang   menjaga   pasien   sedang istirahat   karena   semalaman harus menahan diri melawan tuntutan mata yang sangat mengantuk.

Tiap-tiap keluarga pasien ada yang sedang menggeletak diri diatas tikar bawaannya sendiri di celah-celah  atau   dibawah   kolong   ranjang   pasien   dan   adapula   terkadang   sedang duduk mendampingi pasien diatas ranjang.

Tiba-tiba saat perawat yang didampingi dr. H itu memasuki kamar 1C, pada waktu itu langsung menyapa dengan kata-kata yang bernada keras.

“Kalian semua tidak bolehbertindak sesuka hati disini dan tidak benar dengan cara meniduri di setiap celah ranjang   dan   hal   ini   menjadi   tanggung   jawab   kalian-kalian,”kata dr H   sambil   menoleh   kearah   perawat.

Tampak   wajah dr. hanafiah   pada saat   itu   bengis   disertai   beringasan,”ujar   sabri   warga  Desa Krung Mane, Kecamatan Muara Batu,  Aceh Utara merupakan orang tua dari salah seorang pasien.

Hal senada juga diungkapkan ibu Aisyah warga Sampoiniet Kecamatan Baktia Barat juga merupakan orang tua pasien,dikatakannya selama hidupnya belum pernah melihat seorang dr bergaya preman dan gaya arogan. ”Baru kali ini lah saya melihat sosok dr demikian, biasanya seorang dokter akan bicara dengan cara yang baik dan tidak kasar,”tutur Aisyah.

Tak cukup hanya itu, Dewi warga Desa Panggoi Lhokseumawe juga orang tua pasien yang ikut kesal atas tindakan dr. H, mengaku sangat terkejut saat melihat gaya dr. H sang Pemilik Rumah Sakit Bunda yang tampil secara tidak bersahabat.

Selain sikap kasar tersebut pertengkaran mulut sempat terjadi antara dr. H dengan orang tua pasien Yulisma warga Kota Langsa, setelah dr tersebut mengeluarkan kata-kata “Jika tidak bolehseperti yang kami atur disini, keluar saja dari sini”

Akibat cekcok yang terjadi, secara terpaksa 3 orang pasien pada saat itu juga dikeluarkanoleh masing-masing keluarganya, Jum’at 09 Desember 2016 tepatnya pukul 12:00 WIB meskipun keluarga mereka masih butuh rawatan

Sementara itu Manajemen RS Bunda Lhokseumawe, M. Nurdin yang dikonfirmasi redaksi acehbaru.com mengatakan kejadian itu sebenarnya akibat miskomunikasi, rumah sakit tidak melarang keluarga pasien nginap untuk menjaga pasien, namun paginya semua perlengkapan tidur itu sudah harus dirapikan, jadi kalau sudah sampai jam 9:00 Wib masih demikian pasti pihak rumah sakit menegurnya.

“Saya sudah jelaskan semua kepada keluarga pasien, dan persoalan miskomunikasi itu sudah selesai,” kata Nurdin (abc/jim)

 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.