Header Ads

Sembilan PNS Aceh Timur Dijatuhi Hukuman Disiplin

acehbaru.com | Aceh Timur – Sembilan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kab. Aceh Timur, dijatuhi hukuman disiplin. Pasalnya, para pejabat dan PNS lainnya telah sesuai kriteria melanggar ketentuan Pasal 7 ayat (3) huruf b Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pejabat yang dijatuhi hukuman disiplin sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku yakni H.Kamarullah (Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur). Hukuman disiplin tersebut ditandatangani Plt. Bupati Aceh Timur Amhar Abubakar, Rabu (21/12) lalu.

“Sembilan PNS, baik kepala dinas, kepala bidang (kabid), pejabat di RSUD Dr. Zubir Mahmud maupun PNS di UPT Puskesmas, telah dijatuhkan hukuman disiplin, seperti penundaan naik pangkat ataupun teguran tertulis,” kata Plt. Bupati Aceh Timur Prof. Dr. Ir. Amhar Abubakar, MS, Jumat (22/12/2016).

Dalam keputusan Bupati Aceh Timur Nomor 860/172/2016 disebutkan bahwa, terhitung mulai 1 Januari 2017 pangkat H.Kamarullah ditunda kenaikannya. Semestinya kenaikan pangkat ke jenjang Pembina Utama Muda (IV/c) pada periode 01 April 2017, tetapi ditunda kenaikannya menjadi periode 01 April 2018.

Sementara delapan PNS lainnya ditegur secara tertulis yakni Zulfikry (Kabid PMK Dinas Kesehatan Aceh Timur), Jumiati (Kepala Laboratorium UPT Puskesmas Peureulak Barat), Usman (Kepala UPT Puskesmas Ranto Peureulak), Muzakir (Kepala UPT Puskesmas Nurussalam), Iskandar (Kepala UPT Puskesmas Idi Tunong), Nurleli (Kepala Poli Mata RSUD Dr. Zubir Mahmud), Rusni (staf di RSUD Dr. Zubir Mahmud) dan Cut Sofiana (staf di RSUD Dr. Zubir Mahmud).

Prof. Amhar menambahkan, salinan keputusan tersebut telah disampaikan kepada yang bersangkutan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya. “Kita mengimbau para PNS diseluruh Aceh Timur tetap melaksanakan kewajibannya sebagai apartur negara dalam melayani masyarakat sesuai dengan fungsi dan tugasnya,” kata Plt. Bupati Aceh Timur mengingatkan.

Sebagaimana diketahui, Penitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kab. Aceh Timur, dalam rekomendasi dengan Nomor 09/BA/Panwaslih-Atim/XI/2016 merekomendasikan bersalah terhadap sembilan PNS di Aceh Timur, karena diduga terlibat foto bersama dengan Calon Bupati Aceh Timur Nomor Urut 2 sambil mengacungkan dua jari.

Kesembilan PNS itu memperlihatkan dua jari dalam sesi foto bersama dengan salah satu kandidat bupati di Aceh Timur saat acara gotongroyong dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-52/2016 di Dinas Kesehatan Aceh Timur di Idi, Senin (14/11/2016) lalu. (mil).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.