Header Ads

Peringatan 12 Tahun Tsunami, Rahmi : Ingatan tsunami tak hilang hingga sekarang

acehbaru.com - Rintik hujan menemani malam renungan 12 tahun bencana gempa dan tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2014 silam. Kisah kelam itu masih kental di ingatan masyarakat "Serambi Mekkah".

Ratusan masyarakat berkumpul di Museum Tsunami, Banda Aceh usai magrib mengikuti malam renungan tersebut. Kebanyakan warga mengajak sanak saudara dan kerabat terdekat untuk mengenang bencana terdahsyat setidaknya setengah abad terakhir itu.

Warga larut saat pemutaran video detik-detik bencana tsunami datang. Berawal dari gempa 9,3 skala Richter menjadi petaka bagi sebagian warga di pesisir Aceh.

Rahmi salah seorang warga mengatakan, sengaja mengikuti malam renungan 12 tahun gempa dan tsunami yang menimpa Aceh menjadi panggilan hatinya. Dalam peristiwa kelam itu, bukan ia sendiri yang menjadi korban dan mengalami langsung, tapi hampir seluruh masyarakat Aceh.

“Ingatan kami terhadap tsunami dulu tidak hilang sampai sekarang,” kata Rahmi saat menghadiri malam renungan di Museum Tsunami, Minggu (25/12/2016).

Selain pemutaran video, warga juga dihibur dengan penampilan pemusik lokal. Mereka disuguhkan dengan lagu-lagu kenangan masa tsunami. Selain itu, pembacaan puisi mengisahkan tentang tsunami juga ditampilkan.

Setidaknya 200 ribu orang meninggal dunia dan ribuan mengalami luka-luka. Selain Aceh dan Nias, gelombang laut itu juga turut mengakibatkan kerusakan di belasan negara lainnya hingga pesisir Afrika Timur. (Okezone)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.