Header Ads

Mafia Kembangkan Ganja Jenis Baru di Aceh?

acehbaru.com | Jakarta - Tim gabungan BNN, TNI, dan Polri, berhasil menemukan ladang ganja di kaki pegunungan Seulawah, Desa Pulo, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. Tim menemukan ladang terbuka yang ditanami ganja seluas 2 hektar.

Setelah perjalanan sekitar dua jam dari Desa Lamteuba, tim akhirnya menemukan ladang yang dicari. Tanaman ilegal tersebut terlihat tumbuh sekitar satu meter.

[caption id="attachment_32044" align="alignleft" width="300"]Diduga ganja Hibrida Diduga ganja Hibrida[/caption]

Kasubdit Narkotika Alami BNN Kombes Pol Anggoro Sukartono, melihat tanaman tersebut sudah dipanen. "Setidaknya satu kali kalau melihat dari potongan dan tingginya saat ini," ujar dia.

Tanaman tersebut menurutnya tidak tumbuh secara liar. Pasalnya terdapat jarak tanaman dan juga pagar di sekeliling ladang. "Kalau begini sepertinya ini ada yang sengaja menanam," terangnya.

Tim harus menempuh dua jam perjalanan melewati jalan setapak yang licin. Bahkan beberapa tahapan perjalanan harus menembus hutan yang lebat.

Akses ke ladang tersebut harus menempuh jalanan terjal dan curam. Hingga menembus semak-semak belukar yang lebat. Rombongan melakukan perjalanan selama dua jam.

Temuan lokasi ini dilakukan setelah BNN setelah menindaklanjuti informasi di lapangan. "Penyelidikan awal berdasarkan informasi masyarakat," kata Anggoro.

Perlu waktu satu minggu untuk penyelidikan di lapangan guna memastikan lokasi. Namun tidak ditemukan pihak-pihak yang mengelola ladang tersebut. (detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.