Header Ads

Beras Raskin Di Singkil, Kuning, Bau, dan Bertepung

acehbaru.com | Singkil- Beras bantuan untuk penduduk miskin alias raskin yang disalurkan tiga bulan sekali ini terpaksa dikembalikan oleh sebahagian masyarakat Gampong (desa) Tulaan. Pengembalian tersebut karena beras yang disalurkan tersebut dengan kondisi bau, hancur dan bertepung.  Rabu 02 Nov 2016.


"Kami orang miskin tapi jangan begini-begi amatlah, Kalau macam begini berasnya jangankan manusia ayam saja tidak mau makan beras ini" Keluh salah seorang warga Tulaan yang tidak mau di sebut namanya kepada Acehbaru.com


Penduduk Gampong Tulaan tidak mau menerima beras bulog tersebut karena kondisi beras jatah 31 oktober 2016 yang dibagikan tidak dalam kondisi layak.


Masyarakat meminta aparat desa untuk mengembalikan beras itu ke Bulog agar diganti dengan beras yang mutunya lebih baik. Sedangkan sebagian dari puluhan karung jatah desa setempat bermutu bagus dan telah dibagikan kepada masyarakat.




[caption id="attachment_31957" align="alignnone" width="712"]Masyarakat Desa Tulaan Singkil, Rabu 2 Nov 2016 melihat beras raskin yang kondisinya tidak layak konsumsi | Foto Idrus Masyarakat Desa Tulaan Singkil, Rabu 2 Nov 2016 melihat beras raskin yang kondisinya tidak layak konsumsi | Foto Idrus[/caption]

Kaur Umum Gampong Tulaan Nuryati mengatakan sebelumnya masyarakat belum protes,Namun Kepala Desa punya inisiatif mengumumkan kepada warga,  beliau bilang kalau berasnya kurang bagus boleh dipulangkan.


"Nah bagi yang merasa berasnya bisa dikonsumsi gak apa-apa, tapi nanti jangan salah kan kami,"Kata Nuryati mengulang pengumuman yang disampaikan Geuchik.


Nuryati menyebutkan semua beras yang diklaim masyarakat kurang bagus telah digantikan oleh kecamatan. Bagi pihaknya hal ini bukan masalah karena bukan merupakan kesengajaan.


Menurut Nuryati tidak benar semua beras yang telah dibagikan bermutu tidak bagus, cuma satu atau beberapa karung saja yang kondisinya kuning. Di Desa tersebut jumlah penerima raskin didesa tersebut 200 KK, dengan jumlah alokasi raskin 138 sak. (idr)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.