Header Ads

Sekda Buka Rembug Utama KTNA Nasional

acehbaru.com | Banda Aceh – Sekretaris Daerah Aceh, Drs. Dermawan, MM secara resmi membuka Rembug Utama KTNA Nasional dalam rangka persiapan Pekan Nasional Petani – Nelayan XV Aceh Tahun 2017 di Anjong Mon Mata, Kamis 06 Oktober 2016

Pembukaan rembug tersebut ditandai dengan Pemukulan Rapai oleh Sekda Aceh Drs. Dermawan, MM,  bersama  Ketua Umum Kelompok KTNA Nasional, Ir. Winarno Tohir, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementrian Pertanian RI, Dr. Ir. Pending Dadih Permana, M. Ec. Dev, dan Ketua Panitia Pelaksana KTNA A ceh, Drs. H. Zakaria Affan.

Rembug Utama KTNA Nasional yang dihadiri Pengurus KTNA Pusat dan Pengurus KTNA Provinsi se-Indonesia itu akan berlansung selama dua hari dan akan membahas berbagai persiapan untuk menyukseskan Penas yang akan berlansung pada Mei 2017 mendatang di Aceh.

Sekda Aceh, Drs. Dermawan, MM dalam sambutannya menyampaikan, rembug merupakan forum musyawarah pengurus KTNA di berbagai tingkatan untuk membahas berbagai masalah yang dihadapi petani-nelayan, serta menyusun kebijakan dan program kerja KTNA ke depan.

“Di forum ini kita akan membahas berbagai persiapan untuk pelaksanaan PENAS ke-15 nanti, di samping juga membahas permasalahan yang dihadapi petani dan nelayan Indonesia,” kata Dermawan.

Sekda Dermawan mengajak para peserta rembug agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyusun serta merumuskan berbagai langkah-langkah untuk  menyukseskan penas.

“Rembug ini sangat penting untuk melihat apa saja yang masih perlu  dipersiapakan sebelum acara penas nanti,” kata Dermawan. Pemerintah Aceh kata Dermawan sangat komit  terhadap pelaksanaan penas di Aceh dan terus mempersiapkan sarana dan prasarana untuk menunjang pelaksanaan Pekan Nasional yang baru pertama kali akan di adakan di Aceh.

Untuk itu lanjut Dermawan, masukan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Pekan Nasional tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Dermawan juga menyampaikan bahwa para peserta penas nantinya akan datang dari seluruh provinsi di Indonesia bahkan dari luar indonesia.
Namun demikan kata Dermawan, para perserta tidak perlu khawatir dengan penerapan syariat Islam di Aceh, karena hukum syariat Islam hanya berlaku bagi umat islam di Aceh. Tapi, tentunya para peserta dihimbau agar meghormati berbagai kearifan lokal yang ada di Aceh.

Terkait dengan situasi keamanan di Aceh, Sekda juga menyampaikan kondisi Aceh yang saat ini sudah aman dan bebas dari konflik.

“Saya kira para peserta rembug sudah bisa melihat sendiri kondisi di Aceh setelah beberapa hari berada disini, nanti tolong sampaikan pengalaman andi selama di Aceh kepada rekan – rekan yang lain,” ujar Dermawan.

Sementara itu, Ketua panitia Pelaksana KTNA Aceh, Drs. H. Zakaria Affan menyampaikan bahwa rembug KTNA Rembug Utama KTNA dilaksanakan untuk melakukan sinkronisasi antara Panitia Daerah dan Panitia pusat agar persiapan Penas KTNA nantinya dapat berjalan sukses sebagaimana yang diharapkan.

Dalam rembug tersebut kata Zakaria, panitia pusat dan daerah di bidang masing masing akan duduk bersama untuk membahas berbagai rumusan kegiatan yang sudah dipersiapkan dan hal-hal yang perlu di persiapkan untuk menghadapi penas.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.