Header Ads

Abdullah Puteh, Bila Terpilih Akan Berantas Kemiskinan Yang Sudah Kronis Di Aceh

acehbaru.com | Banda Aceh — Visi -misi calon Gubernur Aceh Periode 2017-2022, Abdullah Puteh menggambarkan betapa kontrasnya kehidupan golongan tertentu yang hebat dan hedonis dengan kehidupan warga di pedesaan yang menjerit kemiskinan.


Saat menyampaikan visi-misi dan program kerja calon gubernur dan wakil gubernur Aceh Periode 2017-2022, di Ruang Sidang DPR Aceh, Jumat 28 Oktober 2016, mengatakan kondisi kemiskinan di Aceh sudah kronis, dan menempati nomor 2 di Sumatera dan ke 7 di Indonesia.


“Anda bisa melihat jalanan beraspal dan orang berpakaian jas. Tapi coba turun ke desa. rakyat kita masih menangis. Inilah sebabnya saya hadir,” Kata Abdullah Puteh dihadapan anggota DPRA yang berada digedung parlemen itu juga karena coblosan warga dari berbagai tingkatan ekonomi termasuk dari masyarakat miskin.


Menurut Bang Lah, untuk menolong masyarakat ia menawarkan program dengan nama Revolusi Pertanian. Katanya, di Aceh, ada  350 ribu hektar lahan pertanian yang 300 ribu di antaranya adalah tanah tadah hujan yang bisa ditanami hanya setahun sekali. Abdullah Puteh berjanji membangun irigasi yang mengaliri seluruh Aceh.


“Kalau diberikan Allah (terpilih jadi Gubernur Aceh) saya akan minta (DPR Aceh) untuk melakukan rencana ulang anggaran yang intinya berpihak kepada rakyat,” ujar Abdullah Puteh.


Sebagaimana diketahui banyak petani sawah yang berusaha sendiri agar tanaman padinya tumbuh. Selama ini pendampingan pertanian terlihat seperti hantu antara ada dan tiada, apalagi ketika petani mengalami krisis air,dan ketika panen petani terbiarkan menjual hasil pertaniannya dibawah cengkeraman agen-agen. Tidak ada nampak pendamping petani, atau dinas terkait. (ABC/acehkita.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.