Header Ads

Apa Karya Juga Mendaftar, Hansep KTP Kakeuh

acehbaru.com | Banda Aceh — Mantan menteri pertahanan GAM Zakaria Saman yang maju lewat jalur independen sebagai kandidat calon Gubernur Aceh resmi mendaftar ke kantor Komisi Independen Pemilihan Aceh (Kip) Aceh  siang tadi. Ia datang bersama pendukung dan Wakilnya Teuku Alaidinsyah

Pasangan Zakaria Saman-Alaidinsyah yang disebut –sebut salah satu calon kuat dalam pilkada Aceh 2017 saat berada di kantor KIP Aceh, tak sempat mengisahkan amanah siapa ia maju sebagai calon Gubernur Aceh, ia juga tak sempat mengisahkan tentang mimpinya hingga kemudian ia mencalonkan diri, pun begitu tentang MoU yang terjadi pada Agustus 2005 silam.

Namun Apa Karya datang memberikan warna baru dari dua pasangan calon sebelumnya, Kedatangannya dapat menghilangkan rasa penat para jurnalis dan komisioner KIP  yang sejak pagi telah melayani dua pasangan calon Gubernur yang mendaftar yaitu pasangan Irwandi Yusuf-Nova dan Pasangan Doto Zaini – Nasaruddin, dengan humor-humor politik gaya khususan Apa Karya.

Dikutip dari Situs acehkita.com, Apa Karya meng-istilahkan mengikuti kontestasi pilkada ibarat seni bermain sedati. Di atas panggung, syeikh seudati saling “berkelahi”, namun mereka kembali berjabat tangan saat turun dari panggung.

“Jadi ikut pilkada ini jangan ada dendam sampai kiamat,” tambah mantan Menteri Pertahanan Gerakan Aceh Merdeka ini.

Zakaria Saman-Teuku Alaidinsyah maju melalui jalur independen. Ini artinya ia harus didukung minimal tiga persen penduduk Aceh agar bisa lolos verifikasi faktual dan ditetapkan sebagai calon. Beberapa waktu lalu, Zakaria Saman sudah menyerahkan lebih 180 ribu salinan KTP. Namun, hanya 73.152 lembar saja yang sah setelah diverifikasi oleh petugas di lapangan.

KIP Aceh memberikan tenggat pada 29 September hingga 1 Oktober agar pasangan calon independen memperbaiki syarat dukungan. Ini artinya, Zakaria Saman harus menyerahkan 159.786 lembar KTP pada masa perbaikan itu.

Apa Karya tidak ambil pusing dengan kekurangan KTP ini. Menurutnya, tim tengah bekerja untuk mengumpulkan kekurangan KTP dan akan diserahkan kepada penyelenggara pemilihan.

“Meunyo hansep KTP, kakeuh han sep (Kalau tidak cukup KTP, ya sudah),” kata dia tanpa beban. (abc | acehkita.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.