Header Ads

Sampai Dimana Kasus Benih Palsu Aceh Tamiang?

acehbaru.com | Aceh Tamiang - Kamis 4 Agustus 2016 anggota TNI Kodam Iskandar Muda dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan anggota polisi membongkar sindikat benih padi palsu di kilang padi Kloning Jaya di Desa Kreung Sikajang Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Tamiang.

Aparat gabungan berhasil menemukan tumpukan karung berisi benih padi ukuran 5 Kg/zak yang sudah diberi lebel dan sertifikat palsu dari kilang padi "Kloning Jaya" milik AT Kuayan atau sering disebut Wayan

Diberitakan Okezone.com, di hadapan petugas, AT Kuayan Harahap mengakui perbuatannya telah memalsukan lebel tersebut.

"Tapi Kuayan Harahap mengatakan, benih padi itu milik rekannya Siwin, yang menitipkannya di kilang padi milik Kuayan, karena mesin di kilang padi Siwin sedang rusak," sebutnya.

[caption id="attachment_31334" align="alignnone" width="705"]Temuan benih palsu dan lebel bibit bantuan di Kilang Padi Kloning Jaya Kreung Sikajang Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang, Kamis 4 Agustus 2016 Temuan benih palsu dan lebel bibit bantuan di Kilang Padi Kloning Jaya Kreung Sikajang Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang, Kamis 4 Agustus 2016[/caption]

Petugas menemukan plastik kemasan padi yang masih bermerek bantuan pemerintah bantuan pe­me­rintah pusat tahun 2015 sebanyak 2 ton dan bantuan benih 2016 sebanyak 14 ton.

[caption id="attachment_31335" align="alignnone" width="704"]Temuan benih palsu dan lebel bibit bantuan di Kilang Padi Kloning Jaya Kreung Sikajang Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang, Kamis 4 Agustus 2016 Temuan benih palsu dan lebel bibit bantuan di Kilang Padi Kloning Jaya Kreung Sikajang Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang, Kamis 4 Agustus 2016[/caption]

“Ada ratusan karung besar berisi sekitar 12 zak atau 60 kg setiap karung. Jika ditotal, benih padi bantuan tersebut mencapai 3.200 zak atau sekitar 16 ton,” rincinya.dan kartu lebel benih bantuan APBN 2016 terindikasinya telah dipalsukan.

Kini kasus tersebut ditangani Polres Langsa. “Kita berharap kasus ini jangan sampai masuk angin, itu sudah seperti tertangkap tangan,”Ujar Ketua KTNA Aceh Tamiang Hendra kepada acehbaru.com. Rabu, 23 Agustus 2016 (ima)

 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.