Header Ads

Peredaran Narkoba Marak, Singkil Usulkan Adanya BNN

acehbaru.com | Aceh Singkil - Maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Aceh Singkil dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan para orang tua resah akan bahanya yang ditimbulkan barang haram itu, bahkan saat ini banyak pelajar mulai mengincar lem untuk di hirup sebagai pengganti narkotika untuk obat penenang. Jumat 12 Agustus 2016

Dalam beberapa bulan terakhir Polres Aceh Singkil sudah menangani sebanyak 29 kasus narkoba. Terakhir diamankan beberapa hari lalu, sebanyak 6 orang kedapatan sedang mengkonsumsi di wilayah Kecamatan Singkil. Dari keenam pelaku tersebut diantaranya masih berstatus dibawah umur dan pelajar, kata Kapolres Aceh Singkil AKBP Muhammad Ridwan di Rimo baru-baru ini.

Menyikapi permasalahan itu Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Singkil Drs Azmi kepada acehbaru.com, Jumat 12 Agustus 2016 di Gedung DPR mengaku sangat prihatin dengan kondisi peredaran narkotika yang terus berkembang pesat.

[caption id="attachment_31252" align="alignleft" width="497"]Sekda Aceh Singkil Drs Azmi Sekda Aceh Singkil Drs Azmi[/caption]

Sehingga untuk menekan perkembangan peredarannya, Azmi mengaku siap untuk memfasilitasi  pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Kabupaten Aceh Singkil itu.

"Pemerintah akan memfasilitasi untuk pengusulan pembentukan BNNK ke BNN di Jakarta," tambah Azmi

Sesuai peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor.5 tahun 2015, tentang pedoman pembentukan instansi vertikal di lingkungan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang Badan Narkotika Nasional dibentuk dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika di Indonesia. Dan untuk pembentukan BNNK tersebut harus mendapat rekomendasi Gubernur atau Bupati, sebagai penyediaan sumber daya manusia pada tahap awal. Termasuk penyediaan fasilitas sarana dan prasarananya.

"Kita akan segera mengajukan usulan serta berkordinasi dengan Polres Aceh Singkil untuk menyiapkan usulan tersebut, dan meminta rekomendasi Gubernur. bukan hanya persiapan untuk usulan saja, namun lahan seluas 1 hektar juga sudah kita siapkan sebagai sarana pendukung dan sumber daya manusianya agar mudah-mudahan bisa segera disetujui," harap Azmi

Jika terus dibiarkan maka banyak pelajar yang terjerumus dengan barang haram itu, hal ini nantinya akan memberi dampak yang buruk, karena epek dari obat terlarang itu bisa mengakibatkan lemahnya nilai nilai moral. (Wan)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.