Header Ads

Pasien Puskesmas Makmur Bawa Sprei Sendiri Dari Rumah

acehbaru.com |Bireuen - Ada - ada saja bagi keluarga pasien rawat inap yang berobat ke Puskesmas Kecamatan Makmur Kabupaten Bireuen harus rela menenteng selembar Sprei dan sebuah bantal untuk melengkapi kebutuhan fasilitas tempat kesehatan tersebut, pasalnya di puskesmas hanya tersedia lima lembar alas kasus itu, Sabtu, 20 Agustus 2016

Wartawan acehbaru.com saat menjenguk keluarga di puskesmas kebanggaan warga Makmur itu sekira jam 11.00 Wib merasa heran takkala salah seorang perawat dari ruang Unit Gawat Darurat (UGD) hendak memindahkan pasien ke ruang inap meminta kepada keluarga pasien sehelai kain panjang,

" Bu ada bawa kain panjang ?," mendengar hal itu keluarga pasien balik bertanya " untuk apa ?," lalu perawat itu menjawab untuk sprei karena sprei ngak ada.

Karena penasaran, wartawan mencoba menelusuri ke ruang inap, dan apa yang dikatakan perawat itu benar adanya di dapati sejumlah pasien yang ditemui mengatakan mereka membawa sendiri sprei dan bantal dari rumah walau tidak sempat sekaligus dengan orang sakit. "Kami pulang mengambil sprei dan bantal setelah pasien masuk ruang inap,". Ujar zuraida

Ruslaini (45) warga desa Mereubo Makmur yang sedang menjaga suaminya Muktaruddin (50) mengatakan, suaminya terpaksa tidur dengan beralaskan sprei kain panjang (ija sawak)

"Saya pakai saja sehelai kain panjang (ija sawak) yang ada ditubuh saya, karena belum sempat pulang ,". Kata ruslaini

Keluarga tersebut menganggap kelengkapan itu ada di puskesmas , tapi ternyata tidak ada,"Untuk apa kita bawa sprei, kan sudah disediakan oleh puskesmas ,".ungkap Ruslaini

Menurut keterangan petugas jaga rawat inap , keberadaan alas kasur sebelumnya ada, namun karena termakan usia jadi tidak layak pakai lagi dan sekarang hanya lima lembar saja yang ada,

"Sekarang hanya ada lima lembar saja sprei baru ,yang lain tidak layak pakai lagi, dan jika itu kotor harus menunggu cucian dari loundry sementara stok lain tak ada,". Ujar perawat yang tak mau ditulis namanya

Menyangkut persoalan itu kepala Puskesmas Andian, Skm Via seluler berharap kepada pasien dan keluarga harap bersabar karena kebutuhan yang belum terpenuhi telah di ajukan ke pihak terkait aq1qq dan akan segera terealisasi apabila RKA perubahan sudah keluar SKnya.

"Untuk menutupi kebutuhan Sprei, gorden dan lemari kami sudah mengusulkan dana pada RKA perubahan tahun 2016 , namun SKnya sampai saat ini belum keluar. Katanya

Nazaruddin ,ST tokoh muda makmur yang dimintai tanggapanya sangat menyesalkan kondisi ini, menurutnya pihak puskesmas terkesan kurang peduli dengan hal- hal yang bersifat urgen sampai - sampai masyarakat selama ini harus membawa sendiri kebutuhan puskesmas,

"Kalau begini terus pelayanan, ditakutkan nantinya warga makmur akan berpaling ke tempat lain untuk mencari pelayanan yang lebih nyaman ,". cetus Nazar

Dia berharap kepada pihak dinas kesehatan Kabupaten Bireuen supaya lebih peka terhadap fasilitas yang belum terlengkapi sehingga pelayanan maksimal kesehatan kepada masyarakat dapat terlaksana. (Sal)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.