Header Ads

TNI AL Amankan Pencuri Telur Penyu

acehbaru.com | Aceh Singkil-Tiga warga Haloban Kecamatan  Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil tertangkap tangan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL)Pos Pulau Banyak,  Minggu 23 Juli 2016 dinihari. Mereka ditangkap saat melakukan pencurian telur penyu dipantai  kawasan konservasi sumber daya alam  Pulau Bangkaru,. Rabu, 27 Juli 2016

Komandan Pos AL Pulau Banyak Letda Laut (elektro) Prabowo kepada wartawan, Rabu, 27 Juli 2016  mengatakan, ketiga pelaku masing-masing, Us, Az dan Raf ditangkap dalam sebuah patroli rutin yang digelar Sabtu malam itu,  aparat yang sebelumnya telah banyak mendapat laporan dari warga dan penggiat lingkungan terkait maraknya  pencurian telur penyu  menyisir pulau bangkaru. Hasilnya, ketiga pelaku kedapatan tengah melakukan aksinya, saat ditangkap mereka sedang menggali telur penyu dari sarangnya. Ujar Prabowo

Prabowo menambahkan, dari hasil pemeriksaan para pelaku, ketiganya mengaku  mengambil telur penyu tersebut atas perintah seseoarang yang memberi modal. Dengan perjanjian setelah diambil, telur-telur penyu yang dilindungi itu mereka jual kepada pemodal, setelah itu pemodal menjual Kembali ke wilayah Sibolga dan Medan Sumatra Utara.

“mereka mengaku ada yang memodali, dengan perjanjian hasilnya dijual ke pemodal itu, tapi mereka belum mau mengaku siapa yang modali, kita masih melakukan pengembangan” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan untuk proses hukum lebih lanjut ketiga pelaku berikut barang bukti sekitar 1200 butir telur penyu, pisau dan karung akan segera di serahkan kepada instansi terkait.

“Kewenangan konservasi penyu ada di BKSDA, tetapi Angkatan Laut akan terus menjaga wilayah pangkalan,” tandas Prabowo.

Sementara itu Kabid Pengawasan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Singkil, Chazali ST, mengatakan, tersangka melanggar Undang-undang Nomor 45 tahun 2009 atas perubahan Undang-undang 31 tahun 2004 tentang perikanan.

Dari hasil pantauan acehbaru.com Tingginya angka pencurian telur penyu di Pulau Bangkaru akan mengancam keberadaan penyu itu, hal senada juga disampaikan Prabowo kepada wartawan, ia akan tetap konsisten dalam menjaga penyu diwilayah hukumnya.

"Di Dunia hanya ada 7 spesies penyu yg dilindungi dan 3 penyu yang hidup di Pulau Bangkaru diantaranya penyu hijau, penyu sisik dan penyu belimbing. dari 1000 telur Penyu yang menetas hanya 10 persen yang bisa bertahan hidup hingga dewasa, penyu itu Kembali bertelur setelah berumur 25 tahun, dapat kita bayangkan jika telur telur Penyu terus dicuri, kedepan keberadaan penyu di Pulau Bangkaru akan punah" tambah Prabowo.

Prabowo juga berharap agar warga memiliki kesadaran untuk menjaga keseimbangan ekosistem, terutama kekayaan alam pulau banyak. "Kami akan terus berkomitmen untuk menjaga kekayaan alam kita, untuk itu kami harapkan kesadaran masyarakat"Pungkasnya.(Wan)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.