Header Ads

Plesiran Keluar Negeri DPR Aceh Habiskan Dana 4 Miliar

acehbaru.com | Banda Aceh — Anggota dari lima Komisi di DPR Aceh mengagendakan perjalanan ke lima negara di empat benua sepanjang Juli hingga Agustus nanti. Perjalanan yang diembel-embeli kunjungan kerja itu menyedot anggaran publik sebesar Rp4 miliar.
Ketua DPR Aceh Muharuddin menyebutkan, kunjungan kerja sejumlah anggota DPR Aceh dari lima komisi itu untuk menghadiri undangan, seperti Komisi I yang menghadiri seminar di sebuah universitas di Amerika Serikat.

Komisi I DPR Aceh telah tiba di Amerika Serikat. Sebuah foto beredar di media sosial yang memperlihatkan anggota dewan dan staf ahli itu berpose bersama di Kedutaan Besar RI di New York.

Selain ke Amerika, Komisi II akan berkunjung ke Australia, Komisi III ke Swiss, Komisi IV ke Maroko, dan Komisi VII ke Spanyol.

Plesiran wakil rakyat ini menghabiskan anggaran APBA 2016 sebesar Rp4 miliar. “Sekitar empat miliar,” kata Ketua DPR Aceh Muharuddin kepada wartawan, Senin.

Politikus Partai Aceh itu berharap anggota DPRA lebih terpacu kinerjanya sekembali dari perjalanan ke luar negeri dan produktif dalam membahas rancangan qanun.

“Semoga bisa pacu kinerja, memiliki semangat baru dan anggaran Rp4 miliar itu terbayarkan (dengan peningkatan kinerja),” ujarnya.

Masyarakat Transparansi Aceh menilai perjalanan dinas itu sia-sia. “Perjalanan dinas ke luar negeri tersebut merupakan cara lama yang masih digunakan oleh anggota dewan kita untuk menghabiskan anggaran rakyat Aceh,” kata Koordinator MaTA Alfian kepada acehkita.com.

Protes kunjungan kerja DPR Aceh juga disuarakan mahasiswa. “Ngapain mereka ke luar negeri? Mencari Pokemon?,” teriak seorang mahasiswa Universitas Syiah Kuala saat unjuk protes di gedung Parlemen kemarin.

Hanya saja, sikap mahasiswa terbelah dalam kasus ini. Kelompok diskusi mahasiswa Prodi Ilmu Politik Unsyiah malah menilai DPR Aceh punya hak jalan-jalan ke luar negeri. [ F | acehkita.com ]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.