Header Ads

40 Ton Minyak Mentah Hasil Tambang Rakyat Peusangan, Ditangkap Saat Diangkut Ke Langkat

acehbaru.com | Lhokseumawe – Kepolisian Lhokseumawe menangkap 200 drum minyak mentah illegal yang diduga berasal dari tambang rakyat di Peusangan Kabupaten Bireuen saat diangkut oleh pengusaha pengulingan ke Langkat Sumatera Utara. Kamis, 21 Juli 2016

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman menyebutkan penangkapan tersebut dilakukan pada, Selasa 19 Juli 2016 malam lalu, setelah mebdapatkan informasi bahwa ada  truk Colt Diesel yang muatannya minyak mentah hendak menuju Sumatera Utara.

“Saat angkutan tersebut akan melintas di jalan negara Medan – B. Aceh, pihak polisi langsung melakukan menghadang perjalanannya di depan Mapolres setempat,” Ujar AKBP Hendri Budiman saat konfrensi pers di Mapolres setempat

200 drum minyak mentah diangkut dengan menggunakan 5 truk colt diesel dengan tujuan tempat penyulingan minyak mentah di Langkat Sumatera Utara. Minyak tersebut akan di suling menjadi minyak tanah, dan akan di pasarkan secara ilegal. Ke 5 truk dan barang bukti minyak mentah ditahan di Mapolres.

“Barang bukti kita tahan untuk proses penyelidikan selanjutnya, untuk saat ini kita masih buru tersangka utama sebagai pemilih minyak mentah ilegal,” Tambah Kapolres Hendri

Pelaku akan di jerat dengan pasal 23 huruf b junto,  pasal 53 huruf b undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang minyak gas dan bumi (Ira/Fiq)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.