Header Ads

Jual Raskin, Eh Bukan Kriminal

acehbaru.com | Nagan Raya  - Tindakan penjualan beras masyarakat miskin (raskin) Desa Bumi Sari Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya ditangkap warga setempat. Eh, setelah sampai di polisi, Kapolsek bilang kasus itu bukan kriminal. Senin 23 Mei 2016

Kisahnya, Muhajirin Ketua Tuha Peut Desa Bumi Sari, mengatakan, ia bersama Sekretaris Said Zaini dan tujuh warganya sudah mengintai sejak awal adanya penyelewengan pembagian raskin di kampungnya. Hasil pengendapan mereka berhasil menangkap raskin tersebut sekira pukul 21.30 WIB saat dilakukan pembongkaran disebuah kedai di Desa Ulee Jalan.

"Saat dibongkar  kami sergap langsung, sekaligus menghubungi pak polisi dan pak camat," kata Muhajirin di Mapolsek Beutong, di ibukota Ulee Jalan, Sabtu 21 Mei 2016 dinihari.

Atas penangkapan tersebut, Keuchik Bumi Sari, Bukhari Bin Marhaban mengaku jika beras jatah orang miskin di kampungnya telah dibagikan secara merata dan raskin yang dijual tersebut merupakan sisa dari hasil pembagiannya.

Sementara  Camat Beutong, Nagan Raya, Samsuar menegaskan sudah berulangkali mengingatkan para keuchik untuk hati-hati dengan raskin.  “Jangankan mengurangi jatah, menjual, mengutip uang transportasi saja tidak dibolehkan,” Katanya

Perbuatan yang dilakukan kepala desa yang diduga telah melanggar hukum tersebut justru mendapat dukungan dari Kapolsek Beutong, Iptu Banta Amat, kepala kepolisian sektor ini  mengatakan, kasus penjualan beras warga miskin (raskin) di Desa Bumi Sari, Kec Beutong, Nagan Raya, bukanlah tindakan kriminal.

Pasalnya, raskin sebanyak 42 zak ukuran 15 kilogram yang dijual tersebut telah dibagikan kepada warga, sementara warga kurang mampu di desa itu menjualnya guna memperoleh beras yang lebih baik. ? (bay)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.