Header Ads

Aktivis Lingkungan Buat Petisi Selamatkan Gua Karst Kaloy dari Pabrik Semen

acehbaru.com | Jakarta- Aktivis lingkungan mulai mengkampanyekan penolakan rencana pembangunan pabrik semen di Kaloy Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam petisi tersebut pengagas petisi menyebutkan pembangunan pabrik semen hanya 3 dampak positif dan 13 dampak negatif

Netizen menandatangani petisi seruan penyelamatan melalui laman www.change.org/p/dr-ir-siti-nurbaya-bakar-m-sc-selamatkan-gua-karst-kaloy-aceh-tamiang. Petisi yang ditujukan kepada Menteri Lingkungan Hidup Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc dengan judul Selamatkan Gua Karst Kaloy - Aceh Tamiang

Petisi yang digagas LSM ADAS Institute juga menuliskan Air memberikan kehidupan , Udara membawa harapan , Tanah menjadi pijakan & Api membakar semangat, Alam senantiasa memberi 'menyerahkan diri tanpa Pamrih ,

Di Persatukan Langit Di saksikan Matahari, sudah terlalu lama kita menyakiti , manfaatkan sesuka hati Pertanyakan pada Nurani sampai kapan kita begini

MARI RAPATKAN TANGAN KITA UNTUK BUMI TERSAYANG

‪#‎SAVE CAVES FROM CEMENT INDUSTRIES

HASIL PENGUMUMAN IZIN LINGKUNGAN PABRIK SEMEN DI ACEH TAMIANG

Coba Perhatikan dgn Baik Informasi yg Disajikan dlm Pengumuman ini :

Dampak Positif ------- > 3 jenis


Dampak Negatif --------> 13 jenis


Lebih Banyak Dampak Negatif Yang Yang Akan Di Timbulkan Akibat Pembangunan Pabrik Semen di Kawasan Gua Karst Kaloy dari pada Dampak Positifnya...

Video kegiatan pemetaan dasar morfologi dan biodeversity bawah dan permukaan (Endokarst dan Eksokarst) termasuk kegiatan penyelaman dalam Goa Sarang Burung yang dilakukan pada 9 -11 April 2016, di Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kab. Aceh Tamiang, telah rampung.

Mohon maaf atas kurangnya informasi yang dibutuhkan dalam video ini akibat keterbatasan alat dan waktu pelaksanaan.

Semoga dengan tampilan video yang sangat sederhana ini dapat di nikmati bahkan bisa menjadi kenang-kenangan bagi kita bersama ketika goa ini tergerus oleh adanya industri semen.

Sekedar tambahan kenangan kita bersama perlu kami sampaikan bahwa goa yang berada di dalam Kawasan Ekosistem Leuser ini ternyata merupakan salahsatu 'reservoir' terbesar di wilayah itu. Ketika keberadaan goa ini tinggal kenangan, dapat dipastikan dengan serta merta berdampak pada laju pengurangan debit air pada Sungai Kaloy.

Namun untungnya, kami sudah terlebih dahulu menikmatinya begitu segarnya air daerah itu. Sehingga, walau goa ini tak ada lagi, setidaknya kami masih bisa mengenang masa-masa itu. (lia)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.