Header Ads

Konser Bergek, Ayah Panton : Pemerintah Harus Pastikan Aturan

acehbaru.com | Aceh Utara – Pelarangan konser Bergek pada minggu lalu menimbulkan perhatian luas. Maka pemerintah sebagai stakeholder utama didaerah harus membuat satu aturan baku tentang tata cara bekesenian di Negeri bersyariah seperti Aceh. Senin, 11 April 2016

“Dinas kebudayaan, DKA, pihak yang harus secepatnya melakukan ini,” Kata Budayawan Aceh Syamsuddin Djalil Alias Ayah Panto saat berbicara dengan acehbaru.com.

Dinas kebudayaan dan DKA  harus secepatnya merumuskan dan mengundang sejumlah stakeholder untuk membicarakan hal –hal sedetil ini. Hasilnya supaya semua jelas dan dapat menjadi pegangan para pelaku Seni di tanah rencong.

[caption id="attachment_29689" align="alignnone" width="640"]Syamsuddin Jalil alias Ayah panton Syamsuddin Jalil alias Ayah panton[/caption]

Jika tidak,  dikhawatirkan terjadi anggapan negative dari orang luar, dan dianggap kita orang Aceh ketika berada dikeramaian langsung melakukan hal berbau khalwat serta mesum.  Karena setiap pelarangan selalu dikaitkan dengan akan terjadi pelanggaran syariah bila terjadi sebuah keramaian semisal konser music.

“ Saya pikir orang Aceh tidak sebiadab itu,” Sela Ayah Panton.

Agar tidak terjadi hal serupa seperti pelarangan Konser Bergek, kedepan pemerintah harus mengeluarkan aturan mana yang boleh dan mana yang tidak.

“Kalau boleh,  kenapa?”, dan kalau tidak kenapa?. Aturan yang dikeluarkan adalah aturan resmi pemerintah yang sudah  terangkum dari pendapat semua elemen.

Jika tidak, kacau balau ini akan terus berlanjut, bila perlu juga di cari format khusus untuk penonton konser, bagaimana yang boleh dan tidak boleh. Bila penonton dianggap sebagai pemicu pelanggaran syariah, begitu juga dengan tampilan para pelaku, penyanyi, pemain lawak atau lainnya.

Badan sensor seharusnya sudah bisa dipikirkan oleh Dewan Kesenian Aceh (DKA)  guna dapat berpartisipasi penuh dalam melihat karya puteri dan puteri Aceh di masa kekinian,” Tambah Ayah Panton. (ira)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.