Header Ads

Karena “Bau?”, Narkoba di Pakaian Dalam Wanita Ini Tertangkap Petugas ?

acehbaru.com – Entah karena “Bau?”, atau istilah lain bocor informasi, 900 butir pil ektasi yang disembunyikan oleh wanita Y (30) di balik pakaian dalam yang akan menggunakan jasa penerbangan Lion Air tujuan Balikpapan, akhirnya ketahuan petugas Bandara Kualanamu, Deliserdang.

Insiden tersebut terjadi Sabtu, 2 April 2016 siang wanita berinisial Y (30) berasal dari  Desa Cot Gelumpang, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen, Aceh itu berawal saat pihak kepolisian mendapatkan informasi dari petugas bahwa ada penumpang Lion Air  yang membawa narkoba.

Berdasarkan informasi itu, petugas keamanan berkoordinasi dengan pihak keamanan Lion Air. Sekira pukul 12.15 WIB, pihak kepolisian mendapatkan informasi dari petugas keamanan Lion Air, penumpang itu tersebut berada di Counter Check In C 23.

Selanjutnya, Y yang memiliki kode booking LDXUHB diamankan dan dibawa ke Posko Sekuriti di lantai III Bandara Kualanamu.

Di posko tersebut, salah seorang petugas Avsec melakukan penggeledahan terhadap Y. Petugas menemukan benda mencurigakan di celana dalam Y. Petugas pun meminta Y untuk mengeluarkan benda tersebut yang setelah diperiksa ternyata narkoba jenis ekstasi. Selanjutnya, Y dibawa ke Security Building Bandara Kualanamu.

Saat diperiksa, Y mengakui dirinya mendapatkan 900 butir pil ekstasi dari seorang pria di Medan. Y mengatakan, pada Jumat (1/4/2016) sekira pukul 20.00 WIB, dia berangkat dari Aceh dengan menumpang bus.

Pada Sabtu (2/4/2016) sekira pukul 05.00 WIB, Y tiba di loket bus di Jalan Ring Road (Gagak Hitam), Medan. Di loket bus itu, Y bertemu dengan seorang pria yang memberikan satu bungkusan plastik yang dibalut kaus kaki berisi 900 butir pil ekstasi. Selain memberikan bungkusan plastik itu, pria misterius juga memberikan uang tunai Rp1 juta kepadanya.

Selanjutnya, dengan menumpang taksi, Y berangkat ke Bandara Kualanamu hingga akhirnya diamankan petugas kepolisian. Tersangka saat ini sudah diserahkan ke Polres Deliserdang (lia/sindo/)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.