Header Ads

YARA Minta Penculikan Diduga Bermotif 'Mahar' Proyek Diusut Tuntas

acehbaru.com | Nagan Raya- Safaruddin, SH ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) meminta polisi untuk mengusut tuntas dugaan pengambilan mahar dalam tender proyek yang berakhir dengan penculikan sekretaris Unit Layanan Pengadaan (ULP) pemerintah Aceh, Kamal Bahri. Kamis, 4 Februari 2016


"Kita minta polisi untuk segera mengungkap motif penculikan,  insiden ini telah terjadi korban nyawa dan uang," katanya Rabu, 3 Februari 2016


Menurut Safaruddin pelaku benar -benar panik dibuat oleh salah seorang Kabid dinas pengadaan proyek di pemerintahan Aceh. Pasalnya, Kabid tersebut menurut Safaruddin tidak menanda tangani Surat Perintah Kerja (SPK) Rp1,7 miliar terhadap pelaku, karena perbuatan kabid tersebut, proyek yang akan dikerjakan pelaku habis masa pengerjaannya.


"Kabid tak mau tanda tangan punya dia diduga telah menerima uang mahar proyek dari orang lain sebesar Rp300 juta. Karena itu pelaku rugi dan terpaksa menjual kendaraannya guna menutupi utang dari orang lain, itulah alasan pelaku nekat," Tambah Safaruddin. Baca : Kamal Diculik Terkait Proyek (bai)


Baca Juga :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.