Header Ads

Tarmizi Panyang Bantu Sembako Untuk Korban Banjir Aceh Utara

acehbaru.com | Aceh Utara  – Sebagai bentuk solidaritas bagi korban banjir, angota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA)  Tarmizi Panyang, membantu sejumlah sembako diperuntukan bagi keluarga korban banjir yang melanda sejumlah Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara , Rabu,10 Februari 2016.

Bantuan berupa, beras, Mie Instan, Air miniral dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya diserahkan langsung kepada Ketua Harian, Komunitas Wartawan Peduli Bencana (KWPB) wilayah Aceh, Rahmad, di Posko Abuwa Kopi, Kota Lhoskeumawe serta disaksikan sejumlah pengurus lainnya.

Selain Tarmizi, bantuan berupa kebutuhan pokok bagi korban banjir yang kekurangan bahan makanan dan air bersih juga diserahkan sejumlah instansi dan dermawan di Kota Lhoskeumawe, seperti halnya, dari Kajari Lhoskeumawe, Muklis, Angota Dewan DPRK Lhoskeumawe, Muklis Azhar juga dari Kodim 0103 Aceh Utara,  diserahkan Pasiter, Kapten Ar,  Gunawan Supriyanto.

Sementara Rahmad , kepada reporter acehbaru.com menjelaskan adapun sejumlah bantuan yang telah diterima pihaknya akan disalurkan pada Jumat 12 Februasi 2016 mendatang kesejumah Kecamatan yang mengalami dampak banjr di Aceh Utara.

“ Posko akan  kita buka selama beberapa hari kedepan sebelum bantuan disalurkan. Dan bagi dermawan yang ingin menyalurkan bantuan silahkan menghubungi ketua KWPB Idris Bendung HP, 0811674973, dan dirinya  HP ,081269183636,” jelas Rahmad.

Seperti diketahui,   Bencana alam, banjir melanda sejumlah Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, sejak Minggu 7 Februari 2016,  menyisakan kepedihan bagi para pengungsi  banjir . Dimana hingga berita ini diturunakn mereka belum bisa kembali kerumah karena air masih merendam desa mereka.

Seperti, Desa Lawang Matang Kuli, Buket Linteueng Langkahan, Tanoh Mirah. Bahkan tidak sedikit dari pengungsi banjir mulai mengeluh keterbatasan makanan, air bersih, selimut dan obat obatan, demikian Rahmad.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terkesan cuek dengan kondisi para pengungsi dan korban banjir, bahkan warga mengeluh karena belum ada nya bantuan masa panik yang di salurkan oleh Pemerintah Daerah. (Fiq )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.