Header Ads

Rahul : Bupati Dan Wali Kota Dinilai Tidak Serius selesaikan Sengketa Aset Daerah

acehbaru.com | Lhokseumawe – Anggota Komis D Bidang pembangunan DPRK Kabupaten Aceh Utara meminta Bupati Cek Mad dan Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya Untuk Serius Menyelesaikan Persoalan sengketa Aset milik Kabupaten Aceh Utara.

Hal tersebut di katakan Misbahul Munir ST yang akrab disapa Rahul kepada acehbaru.com di Kota Lhokseumawe, 21/2, menurut Rahul sengketa aset daerah tersebut sudah berjalan 10 tahun,namun sampai saat ini tidak ada jalan penyelesaian nya.

“ sudah 10 Tahun sengketa aset Aceh Utara bergulir, namun sampai saat ini belum ada penyelesaian nya, bahkan uang ganti rugi juga belum semua nya dibayar oleh pemerintah Kota Lhokseumawe ke pemerintah aceh utara” Ujar Rahul yang juga anggota banggar DPRK Aceh Utara

Jika sengketa aset tersebut tidak diselesaikan maka di Khawatirkan kepemilikan aset daerah tersebut akan beralih menjadi milik pribadi oknum para pejabat tertentu.
Rahul menambahkan padahal Bupati Aceh Utara dan Wali Kota Lhokseumawe Suaidi yahya berada di bawah partai yang sama, sehingga jika mereka berniat menyelesaikan sengketa tersebut, dalam jangka 1 tahun pasti sudah selesai.

“ Jika Cek Mad dan Suadi Yahya jika serius menyelesaikan persoalan aset, maka saya sangat yakin dalam jangka 1 tahun akan selesai, apalagi mereka berada dibawah partai yang sama”. Tambah Misbahul Munir.

Namun hal tersebut berbeda kenyataan nya di lapangan, sampai saat ini Bupati Aceh Utara Dan Wali Kota Lhokseumawe sampai saat ini di nilai tidak serius menyelesaikan sengketa tersebut, bahkan terkesan di biarkan ber larut larut.

Anggota DPRK Aceh Utara tersebut berharap rekomendasi Pansus Aset Dewan Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara untuk dilanjut kan oleh Bupati dan Wali Kota Lhokseumawe.

“ saya mengapresiasikan hasil kerja DPRK Aceh Utara Dan Kota Lhokseumawe yang sangat serius menyelesaikan sengketa aset, namun hasil kerja kedua lembaga Dewan tersebut di nilai tidak serius di lanjutkan oleh Bupati Aceh Utara dan Wali Kota Lhokseumawe”. tutup Rahul. ( Fiq )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.