Header Ads

Kampung Aceh di Batam Jadi 'Idola' Polisi

acehbaru.com | Batam - Kampung Aceh di Mukakuning, Batam,semakin terkenal dan seperti sudah menjadi 'Idola' pihak kepolisian. Setelah beberapa waktu lalu dua kali digrebek puluhan polisi bersenjata lengkap,  Selasa,16 Februari 2016 pagi polisi kembali datang ke sana. Kali ini mereka menyita puluhan mesin GELPER.

Tribunews.com memberitakan sebanyak 27 unit mesin gelanggang permainan (Gelper) jenis jakpot diamankan Polresta Barelang dalam penggerebekan tersebut.

Selain tidak memiliki izin, Gelper tersebut diduga digunakan untuk berjudi oleh warga di sana.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika melalui Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yoga Buanadipta mengatakan, gelper tersebut diamankan di dua tempat yaitu kawasan luar dan dibagian dalam kampung.

Saat diamankan, pemilik Gelper juga tidak ada di tempat.

"Untuk jumlah Gelper yang kita amankan sebanyak 27 unit. Di bagian luar sana kita amankan 15 sedangkan didalam kampung kita amankan sebanyak 12. Memang tidak ada pemiliknya saat kita amankan," sebut Yoga.

Diduga, mesin-mesin Gelper tersebut milik Midi dan Aziz. Sebab, sejauh ini pengusaha Gelper di kawasan tersebut hanya dua orang saja.

"Diduga kuat itu milik Midi dan Aziz. Memang sejauh ini belum ada yang mengakui barang itu punya siapa," lanjutnya.

Walaupun demikian, semua Gelper tersebut tetap akan dibawa ke Polresta Barelang untuk dijadikan barang bukti pihak kepolisian.

Jika nantinya tidak ada yang mengakui barang itu punya siapa, menurut Yoga barang itu akan jadi sitaan negara dan akan dimusnahkan.

"Kalau tidak ada yang mengaku itu punya siapa, ya kita musnahkan saja. Kan sudah jadi sitaan negara," tutupnya.

Pantauan Tribun Batam di lapangan, saat operasi tersebut, polisi juga melibatkan Satuan Polisi Pamong praja (Satpol PP) Kota Batam.

Mereka terlihat sibuk mengangkut barang sitaan ke atas truk dan dibawa ke Polresta Barelang.

Sebelumnya, Jumat 6 November 2015 lalu personel gabungan Polda Kepulauan Riau dan Polresta Barelang juga menggerebek kawasan itu. Setelah sebelumnya pada,  Rabu 1 April 2015 polisi juga melakukan hal yang sama, saat itu sebanyak 60 warga Kampung Aceh diamankan terkait dengan penggunaan dan penguasaan narkoba. (lia/sumber Tribunews.com)

 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.