Header Ads

Ini identitas dua penculik pegawai ULP yang tewas ditembak di Geurugok

acehbaru.com | Bireuen – Dua pelaku penculikan Kamal Bahri (43) PNS dilingkungan  Pemda Aceh yang tewas ditembak polisi di Desa Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen adalah Barmawi (38) dan Ismuharuddin (39) keduanya beralamat di Desa Ketapang, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Nurfallah kepada wartawan mengatakan, dua penculik itu ditembak sesaat setelah mengambil uang tebusan dilintasan jalan Medan –Banda Aceh kawasan Blang Keude bersebelahan dengan desa Geureugok Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen.

Setelah pelaku mengambil uang, dan menurunkan saudara Kamal Bahri (42) korban penculikan, lalu penculik yang menggunakan mobil Toyota Avanza  BK 33 KD hendak kabur menuju arah Lhokseumawe. “ saat itu dikejar, dan dilumpuhkan keduanya meninggal,” Ujar Kombes Nurfalah

Berdasarkan keterangan warga disekitar lokasi kejadian pemburuan pelaku penculikan di jalan raya itu berlangsung seperti dalam film laga. Aksi itu mulai menyita perhatian warga dari kawasan Blang Keude, disana saat polisi menyalip sebelah  kiri mobil Avanza BK 33 KD yang ditumpangi pelaku penculikan dan kemudian untuk menghentikan mobil tersebut polisi melepas satu tembakan ke arah ban kiri belakang mobil pelaku.

Tak berhenti juga, 100 meter kemudian, sebelum sampai depan Min Geurugok polisi kembali melepaskan dua tembakan dari arah belakang ke dalam mobil, dan juga melepas tembakan yang mengenai bagian kaca belakang hingga tembus ke dalam,  disana dilaporkan seperti terjadi tembakan balasan.

Polisi kembali menyalip ke kanan lalu dilepaskan tembakan diarah bagian sopir hingga mobil oleng ke kiri dan berhenti setelah menabrak dua sepeda motor yang terparkir didepan kedai sebelum Min Geurugok arah dari Banda Aceh.

Entah saat itu kata warga, seorang pelaku bersenjata sempat keluar dari kobil dan melarikan diri ke lorong yang berdekatan dengan lokasi. Namun polisi kembali memburu, akhirnya tewas ditembak di belakang rumah warga.

Sebagaimana diketahui Kamal Bahri (42) PNS ULP dilingkungan Provinsi Aceh diculik saat pulang kerja pada, Kamis 28 Januari 2016, saat itu penculik yang berjumlah 4 orang menyerempet mobil korban dan memaksa naik ke mobil pelaku, kemudian korban dilarikan ke kawasan Bireuen, dan terakhir di sandera di Kawasan pedalaman Nisam Antara Kabupaten Aceh Utara.

Selama itu penculik meminta tebusan 1 milyar, namun keluarganya menyanggupi 700 juta, hingga terjadi perjanjian akan diserahkan sekitar pukul 11.15 diserahkan uang dikawasan Geurugok Kabupaten Bireuen. (ira/sal)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.