Header Ads

Hamidah menjerit histeris saat bersaksi untuk bocah Ayu Zahara yang dibakar tetangga

acehbaru.com | Bireuen – Api masih membara di sekujur tubuh Alm sambil menjerit-jerit histeris meminta tolong kepada ayahnya “ayah-ayah tulong adek ayu ayah, adek ayu ka ditot le wak kama” (Ayah-Ayah tolong ayu ayah, ayu dibakar oleh wak kamariah) dan suasana persidanganpun hening sesaat ketika itu.

Kamis, 11 Feb 2016 Sidang perkara kasus dugaan pembakaran terhadap bocah 6 tahun AYU Azhara asal Desa Pandrah Janeng, Kecamatan Pandrah, Bireuen yang tubuhnya terbakar diduga akibat lemparan lampu teplok yang dilakukan tetangga juga masih memiliki hubungan keluarga pada, Senin 14 September 2015.

Akhirnya setelah beberapa menjalani perawatan di RSU Zainoel Abidin Banda Aceh meninggal dunia pada Selasa, 16 September 2015 lalu. Baca juga : Kisah Tragis Bocah Ayu, Kini Nurul Fatimah Meninggal Diduga Akibat Penyiksaan

Sidang kedua pemeriksaan saksi dibuka oleh Fauzi, S.H., M.H. selaku ketua Majelis, Muchtaruddin, S.H. dan Irwanto, S.H. selaku hakim Anggota, serta dihadiri oleh Cut Indri, S.H. dan Tarmizi, S.H. selaku Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa Kamariah dan Muktar Ibrahim yang dampingi oleh kuasa hukumnya. Baca juga : Pesan Terakhir Bocah Diduga di Bakar Tetangga “Saya Mati Malam Ini”

[caption id="attachment_28617" align="alignnone" width="712"]Sidang kasus Bocah Alm Ayu Zahara korban terbakar lampu teplok di PN Bireuen, Kamis, Kamis, 11 Feb 2016 Sidang kasus Bocah Alm Ayu Zahara korban terbakar lampu teplok di PN Bireuen, Kamis, Kamis, 11 Feb 2016[/caption]

Jaksa Penuntut Umum memeriksa  Hamidah (49), Abdullah (51) selaku orang tua kandung Alm, Husaini (32) selaku Abang Ipar Alm dan Syahrul Gunawan (9) selaku abang kandung Alm Serta Muhammad Sayuti (28) yang merupakan warga yang melihat langsung beberapa saat setelah terjadinya Pembakaran tersebut.

Isak tangis dan suasana mendadak hening kala Ibu Alm tak Sanggup menahankan kesedihan hingga meneteskan air mata dan hilang suara karena menahan tangis yang mendalam saat menjelaskan bahwa ketika saksi tiba dilokasi kejadian, Api masih membara di sekujur tubuh Alm Ayu Zahara  sambil menjerit-jerit histeris meminta tolong kepada ayahnya “ayah-ayah tulong adek ayu ayah, adek ayu ka ditot le wak kama” (Ayah-Ayah tolong ayu ayah, ayu dibakar oleh wak kamariah) dan suasana persidanganpun hening sesaat ketika itu.

Fauzan, SH dari LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bireun yang mengadili perkara ini dapat menghukum Terdakwa atas perbuatanya sesuai dengan fakta-fakta dalam persidangan demi terciptanya keadilan.

“Ini adalah perkara yang sangat serius, karena putusan ini akan mempengaruhi tindakan-tindakan kekerasan anak selanjutnya di Aceh dan kabupaten bireun khususnya, mengingat banyak sekali kekesaran terhadap anak di Kabupaten Bireun sehingga pelaku akan memikirkan berulangkali untuk melakukan kekerasan terhadap anak,” Ujar Fauzan

Sidang lanjutan akan digelar pada Senin, 15 Februari 2016 dengan agenda Pemeriksaan saksi lanjutan dan rencananya Jaksa Penuntut Umum akan memutarkan video Pengakuan Alm. Kepada keluarganya yang direkam melalui HP oleh M. Rizal selaku abang kandungnya.

Sebagaimana diberitakan bahwa seorang bocah bernama Ayu Azhara (9) tahun meninggal akibat luka bakar di sekujur tubuhnya. Senin 14 September 2015  di Gampong Pandrah Janeng, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireun.

Ia diduga kuat dibakar oleh tentangganya Muktar/kamariah, pasangan  suami isteri warga Pandrah Janeng, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireun. Hal ini diketahui dari pengakuan ayu kepada keluarganya sesaat sebelum meninggal, dan pengakuan itu sempat direkam oleh abang kandungnya saat masih dalam kondisi sekarat di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh. (irv)

Baca juga : 

Kisah Tragis Bocah Ayu, Kini Nurul Fatimah Meninggal Diduga Akibat Penyiksaan

Pesan Terakhir Bocah Diduga di Bakar Tetangga “Saya Mati Malam Ini”

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.