Header Ads

Ekses Luapan Krueng Leubu, Sejumlah Rumah Terendam

acehbaru.com|Bireuen - Akibat hujan yang mengguyur Kabupaten Bireuen sejak jam 05.00 sore hingga jam 24.00 malam, Kamis 11 Februari 2016 mengakibatkan meluapnya Krueng Leubu Kecamatan Makmur Bireuen sehingga berdampak  terendamnya sejumlah rumah di empat desa di Kecamatan Makmur pada Jumat, 12 Februari 2016 .

[caption id="attachment_28580" align="alignnone" width="713"]Banjir Leubu | Foto Faisal Ali Banjir Leubu | Foto Faisal Ali[/caption]

Relawan PMI Makmur , Nasruddin sekira jam 03.00 tadi malam via pesan singkat kepada Reporter acehbaru.com mengatakan air luapan Krueng Leubu sudah mulai naik memasuki rumah warga  rumah warga desa Ulee Gle, akibatnya sekitar 43 KK terpaksa mengungsi sementara ke meunasah setempat pada pagi harinya.

Sementara di desa Blang Kuthang sekitar 10 KK yang rumahnya berdekatan dengan bantaran Krueng Leubu juga sempat terendam banjir.

Sedangkan di desa Cot Kruet juga terkena imbasnya banjir  , air mengenangi sekitar 40 KK dan begitu halnya dengan desa Tringgadeng,  puluhan rumah juga di genangi banjir . Ujar Nasruddin

Pantauan acehbaru.com dilokasi, banjir juga sempat melumpuhkan sebagian lembaga pendidikan di pusat kecamatan, pasalnya sekitar 50 meter jalan Leubu - Ulee Gle tepatnya didepan dayah Darussyariah Desa Blang Kuthang tergenang air hampir 30 CM, sehingga tenaga pengajar dari pesisir  terpaksa pulang karena takut melewati genangan air tersebut.

Lembaga pendidikan yang tidak mengadakan proses belajar pada pagi itu adalah MTsN Ulee Gle, SMP1 Makmur, SDN 10 Makmur, SDN 5 Makmur dan yang paling parah terendam MAS Makmur .

Air yang mengenangi rumah warga hampir 50 cm lebih itu sejak pukul 11.00 sudah mulai surut.Sementara warga Ulee Gle yang sempat mengungsi sudah kembali kerumahnya.

Camat Makmur, Ibrahim S.Sos yang sudah berada di lokasi banjir sejak jam 07.00 pagi saat dijumpai wartawan menjelaskan meluapnya krueng Leubu disamping kapasitas sungai yang tidak bisa menampung air juga ada faktor lain.

"Kalau di Desa Ulee Gle karena ada puluhan bambu yang tumbang ke sungai, sehingga kayu  bawaan banjir tersangkut disana makanya air meluap,"Kata camat.

Ibrahim menambahkan pihak Dinas Sosial Bireuen pagi tadi sudah menyerahkan bantuan masa panik berupa Beras 15 sak, Indomi 15 dus,pempes 1 dus, softex 1 dus, minyak makan 6 Kg dan aqua 4 dus dan ini sudah di didistribusikan ke desa yang terkena imbas.jelasnya

Disamping banjir yang melanda Kecamatan Makmur, banjir juga terjadi di Pandrah , Jeunib dan Kota Juang serta Peusangan. M.Nasir S.Pd kepala MAN Peusangan menjelaskan Madrasahnya juga kebanjiran begitupun dengan MTsN Matang Glumpang Dua. (sal)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.