Header Ads

Sabu Sama Brigadir SA, Berasal Dari Bandar Lhokseumawe

acehbaru.com | Nagan Raya - Brigadir, berinisial SA (30)  anggota polisi Polres Aceh Barat ditangkap karena diduga befrofesi ganda sebagai agen sabu. Hasil penyelidikan sementara ditemukan sabu yang di edar Brigadir berasal dari salah satu Bandar di Lhokseumawe. Senin, 25 Januari 2016

Ia diciduk di rumahnya, Gampong Cot Kumbang, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya, Sabtu 23 Januari 2016 siang. Dalam penangkapan tersebut polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya satu paket sabu-sabu seberat 2,62 gram, satu paket sabu lainnya seberat 0,85 gram, satu buah timbangan elektrik, satu bong (alat isap sabu), satu unit HP Samsung, dan sebuah dompet warna pink berisi plastik klip yang diduga untuk mengisi sabu-sabu.

“Pelaku ditangkap berdasarkan hasil pengembangan terhadap dua tersangka lainnya yang lebih dulu ditangkap dalam kasus serupa,” kata Kapolres Nagan Raya, AKBP Agus Andrianto SIK didampingi Kasat Narkoba, Iptu Nazaruddin kepada Serambi, Minggu siang di Suka Makmue.

Dikatakannya, penangkapan SA setelah polisi menangkap seorang tersangka bernama Bah (25) yang bekerja sebagai petani dan tercatat sebagai warga Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Beutong. Dari tangan Bah, polisi menyita satu paket sabu-sabu seberat 0,5 gram.

Berdasarkan pengembangan yang dilakukan polisi dari Bah, tak lama kemudian tim dari Satuan Narkoba Polres Nagan Raya menangkap IB (33), warga Meunasah Teungoh, Kecamatan Beutong. Dari tangan IB, disita tiga paket sabu-sabu seberat 0,7 gram. “Dari hasil pengembangan tersangka IB, petugas menangkap Brigadir SA,” kata Kapolres Nagan.

Menurut Kapolres, SA terakhir berpangkat Brigadir dengan NRP 85080944 bertugas di Polres Aceh Barat. Hingga Minggu kemarin SA diamankan di Mapolres Nagan Raya guna pengembangan lebih lanjut.

Kasat Narkoba Polres Nagan Raya, Iptu Nazaruddin kepada Serambi menjelaskan, menurut tersangka SA, sabu tersebut diperolehnya dari seorang bandar di Lhokseumawe. “Kita masih menyelidiki dan mengembangkan kasus ini, sehingga bisa diketahui semua faktayang ada dan menangkap tersangka lain,” kata Nazaruddin. (Sumber Serambi)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.