Header Ads

Militan Islam Gagah dan Berani, Tapi Tak Sanggup Menolong Palestina, Ada Apa?

acehbaru.com  -- Sejumlah negara islam yang memiliki kekuatan bersenjata yang modern dan memiliki pasukan gagah dan berani, tapi tunggu dulu, bila berbicara melepaskan Palestina dari belenggu konflik dengan Israel.

Sekjen PBB Bankimon  sidang Komite PBB 2016 menegaskan hal ini saat pembukaan sidang Komite PBB 2016 tentang Hak Mutlak Palestina.

Ban mengatakan, ia dapat memahami mengapa warga Palestina kehilangan harapan dalam menghadapi 50 tahun masa pencaplokan Israel. "Anak-anak muda khususnya telah kehilangan harapan," katanya dilansir dari UN.Org, Rabu 27 Januari 2016.

Pernyataan Ban yang menjadi kecaman Israel ini disampaikan sehari setelah Dewan Keamanan PBB mengutuk serangan warga Palestina ke warga sipil Israel, bentuk dari kefrustrasian mereka menjalani kehidupan sehari-hari. Ban pun mengimbau Israel mengubah pola kebijakannya, terutama soal pemukiman dan lain sebagainya.

"Mereka marah dengan kebijakan menyesakkan dari pendudukan Israel. Frustrasi menjalani kehidupan sehari-hari. Mereka menyaksikan permukiman Israel terus meluas di Tepi Barat, Yerusalem. Mereka kehilangan kepercayaan, termasuk kepada pemimpin sendiri, memberikan rekonsiliasi nasional, dalam impian Palestina berdaulat," kata Ban.

Ban melanjutkan pidatonya, "Orang-orang Palestina telah melalui lebih dari setengah abad hidupnya dalam pendudukan Israel. Mereka mendengar berbagai dukungan dan kutukan dari berbagai dunia atas pendudukan selama setengah abad tersebut.

Tapi, itu semua tidak bisa mengubah apa pun. Anak-anak kini telah menjadi kakek-nenek, tapi hidup tak berubah. Kami mengeluarkan pernyataan ini, juga sangat prihatin dan hanya bisa menyuarakan solidaritas."

Setelah pidato Ban tersebut, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengutuk pernyataan Ban Ki-moon tersebut. Netanyahu mengatakan, Israel tidak bisa menerima kata-kata Ban tersebut, yang ia nilai bisa memancing teror dan kekerasan baru terhadap warga Israel. (republika.co.id)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.