Header Ads

Tradisi Doa Tolak Bala Hari Rabu Abeh Masih Terpelihara di Nagan Raya

acehbaru.com | Nagan Raya – Tradisi untuk menharapkan kebaikan dalam berusaha yang dijalankan oleh masyarakat dimasa silam terkadang sudah pupus dan ditinggalkan beiring kemajuan teknologi di era kekinian. Namun berbeda dengan masyarakat pesisir di Nagan Raya, mereka masih tetap menganggap tradisi itu adalah suatu yang baik demi kemaslatan mencari nafkah dengan cara menggelar doa tolak bala. Kamis, 10 Desember 2015

Acara tersebut diselenggarakan , Rabu 9 Des 2015, Ribuan qarga memadati pantai Naga di Suak Puntong, Pantai Kuala Baro, pantai Seunagan Gampong Kuala Tuha, Kubang Gajah dan Kuala Trang, di pantai Lhok Kuala Tadu serta Pantai Kasih di Babah Lueng, Tripa Makmur, Nagan Raya.

Mereka datang kesana bukan untuk berleha-leha, atau ketawa-ketiwi, tetapi mereka datang kesana untuk berharap berkah dengan dipandu oleh para ulama setempat. Disana para ulama memandu bacaan ayat suci Al Quran, Doa dan Zikir.

“ Kita membacakan ayat Allah disini agar terhindar bencana, selain dipinggiran pantai doa juga di gelar selama tiga malam di masjid-masjid," kata Tgk Khalid Ketua Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Nagan Raya.

Warga berduyun-duyun meramaikan pantai untuk menghadiri kenduri (rabu abeh) pada hari Rabu akhir sebagai tradisi hari tolak bala.(bai)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.