Header Ads

MPU Gelar Sosialisasi, Biar Warga Tidak Sesat

acehbaru.com | Aceh timur  - Walau masyarakat hidup dalam kesengsaraan tidak jelas pendapatan ekonomi, namun aqidah harus tetap teguh, jangan sampai gara-gara ekonomi membuat keteguhan iman melenceng. Untuk antisipasi itu Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur gelar Sosialisasi Fatwa MPU Aceh Nomor 4 Tahun 2007 Tentang Pedoman Identifikasi Aliran Sesat di Aula Kantor Camat Darul Aman. Kamis, 10 Des 2015


Acara tersebut digelar pada, Rabu 9 Desember 2015 sejak pukul 09:00 – 12:00 Wib. Acara identifikasi aliran sesat  terutama disampaikan kepada pejabat, maka dari itu pejabat kecamatan setempat,  Zulfadli, SE, Kapolsek Darul Aman Ipda Burhanuddin, Wakil Ketua MPU Aceh Timur H. Azhar, S.Pd dan Sekretaris MPU Aceh Timur ikut hadir dalam acara tersebut.


Selain itu para kalangan tokoh masyarakat, pemuka agama, imum mukim, para keuchik dan sekdes dalam Kecamatan Darul Aman.


Wakil Ketua MPU Aceh Tgk. H. Faisal Ali yang menjadi pembicara dalam acara tersebut menjelaskan, dalam beberapa kali investigasi pihak MPU Aceh dideteksi bahwa aliran sesat yang berkembang di Aceh dalam konteks ilmu fikih terbagi tiga kelompok yaitu sesat tapi tapi tidak menyesatkan, sesat dan menyesatkan dan tidak sesat tetapi menyesatkan.


Untuk itu, Faisal Ali mengharapkan, umat Islam di Aceh agar tetap pada aliran ahli sunnah waljamaah dengan majhab imam syafi’i. Bahkan dalam beberapa qanun Aceh juga ditegaskan bahwa Aceh berpegang pada Aliran Ahli Sunnah Waljamaah dan bermazhab imam syafi’i.


“Jika terdeteksi adanya aliran sesat menyebar di tengah-tengah umat Islam, maka segera laporkan ke muspika dan MPU. Jangan sesekali main hakim sendiri,” pinta H.Faisal Ali. (lia)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.