Header Ads

Kasus Novanto, Pemred Metro TV Dilaporkan Ke Bareskrim

acehbaru.com - Kasus yang heboh dengan sebutan 'Papa Minta Saham' yang begitu gencar di beritakan media, kali ini menyeret Metro TV dimana statsiun TV berita pertama itu dilaporkan kelompok Novanto ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah dalam pemberitaan.

"Kami melaporkan pemimpin redaksi Metro TV," kata Nasution, Gedung Bareskrim, Jakarta, Senin 14 Des 2015. Laporan itu terdaftar dengan Tanda Bukti Lapor Nomor TBL/886/XII/2015/Bareskrim.

Menurut Nasution, hal ini berawal dari pemberitaan Metro TV mengenai persidangan etik Novanto di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Dalam kasus tersebut, Nasution mengatakan, Metro TV sengaja mengkait-kaitkan Novantp dengan pembelian pesawat amphibi US-2 Shin Hwa dari Jepang.

"Tiba-tiba dikaitkan Pak Novanto melobi untuk membeli pesawat amphibi. Ini kok jadi melebar ke mana-mana. Pak Novanto itu tidak ada lobi. Tapi saya lihat Metro TV ini memang sengaja mencemarkan nama baik Pak Novanto," katanya.

Pada Senin, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Pandjaitan, dimintai keterangan dalam sidang MKD karena namanya berulang kali disebut dalam pembicaraan rekaman antara Novanto, Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin, dan pengusaha minyak, Riza Chalid.

Dengan begitu, sudah tiga orang dimintai keterangan di sidang MKD DPR, yaitu Novanto, Sjamsoeddin, dan Pandjaitan. Chalid sudah dua kali mangkir.

Novanto, dalam sidang MKD DPR yang ditutup, menolak menjawab karena menilai rekaman diperoleh secara ilegal. Ia juga menegaskan dalam kasus tersebut dirinya tidak bersalah.

Sementara Chalid yang dijadwalkan untuk diperiksa MKD pada Kamis (3/12), tidak hadir dan disebut-sebut sudah minggat ke luar negeri. (sumber : Antara)

4 komentar:

  1. jangan bikin pengalihan isu ah pak, udah ga jaman

    BalasHapus
  2. makanya jangan bikin yang aneh aneh biar ga muncul mukanya di berita kriminal wkwk, urusin keluarga aja ga becus malah mau urus negara

    BalasHapus
  3. santai aja untuk kasus yang ini mah, beliau (SetNov) sedang mencari perkara baru dengan menyalahkan orang lain untuk pengalihan isu.. santai aja jangan terlalu dibawa beban

    BalasHapus
  4. bukan melebar pak nasu, tp emang kebuka semua aib nya..
    #LindungiJurnalistik #SaveDPR

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.