Header Ads

Siapa Pegawai Disdik Aceh Utara Pembuat Ijazah Palsu Untuk Ibu Guru NJ

acehbaru.com | Aceh Utara - Seorang pegawai Dinas Pendidikan Aceh Utara dituding terlibat dalam pembuatan ijazah palsu Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh untuk seorang ibu guru sekolah dasar (SD) berinisial NJ yang bertugas di sebuah sekolah SD di Nisam, Aceh Utara.

Diberitakan Serambinews.com, NJ tertangkap tangan, Jumat, 6 November 2015  saat mengambil hasil legalisir ijazah yang diserahkannya pada Senin, 2 Nov 2015 ke fakultas Tarbyah UIN Ar Raniry.

Dekan Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry, Dr Mujiburrahman M.Ag mengatakan ijazah yang dikantongi NJ Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry dan disahkan pada tahun 2005, tapi ada kesalahan titel pada nama dekan dan rektor saat itu.

"Di situlah kami curiga dan memanggil yang bersangkutan untuk menjelaskan kejanggalan itu,” ujar Dekan Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry, Dr Mujiburrahman MAg sebagaimana dikutip dari laman serambi.

Selain itu juga ditemukan ada bercak hitam pada ijazah yang diduga timbul karena hasil scan (pindai).“Kami menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini,” Tambah Dr Mujiburrahman

Sementara itu, NJ yang sudah tertangkap mengaku mendapat ijazah S1 dengan jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry  ia membeli ijazah tersebut seharga Rp 7 juta dari seorang pegawai di Dinas Pendidikan Aceh Utara pada tahun 2009.

Menurut NJ, saat itu ia sedang kuliah diploma II di salah satu universitas di Banda Aceh, namun ditawari ijazah S1 oleh kenalan suaminya. “Suami saya yang urus dengan pegawai Disdik Aceh Utara tersebut. Suami saya bilang biaya pengurusannya 7 juta rupiah,” jelasnya.

Disamping penjelasan itu NJ juga berharap agar informasi tersebut tidak tersebar karena dapat membahayakan keselamatan keluarganya. Selain ijazah, pihak kampus juga mengamankan Akta IV yang keduanya sudah dilaminating. Pihak tata usaha menemukan kejanggalan pada nama dekan dan rektor di ijazah tersebut.

Kombes Pol Zulkifli melalui Kapolsek Syiah Kuala, AKP Yusuf Hariadi SH mengaku pihaknya bersama polresta masih menyelidiki kasus tersebut. (i/Sumber Serambi)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.