Header Ads

Peringati 107 Wafat Cut Nyak Din, Perempuan Bagi Bunga Kepada Pengguna Jalan

acehbaru.com | Aceh Barat – Memperingati 107 tahun wafatnya pahlawan nasional Cut Nyak Din yang ke-107 tahun dilakukan dengan cara membagikan bunga kepada sejumlah pengguna jalan di Kota Meulaboh.

Cut Nyak Din Istri Teuku Umar meninggal di Sumedang dalam status sebagai tawanan perang yang diasingkan Belanda ke Sumedang dan akhirnya meninggal 6 November 1908.

" Cut Nyak Din memang telah tiada, tapi semangatnya masih ada pada perempuan Aceh. Dia kuat, beriman, tegar dan tidak lemah," kata Rukayyah Ibrahim Naim, 65, Wakil Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Aceh, Sabtu 7 Nov 2015

Menurutnya sosok Cut Nyak Din selain untuk mengenang juga menjadi penyemangat dan motivasi bagi perempuan Aceh, bahwa perempuan Aceh kuat dan tegar.
Ungkapan hampir senada juga di ungkapkan Bahtiar Ali tokoh Aceh di Jakarta, menurutnya dari segi pertempuran lebih ke Teuku Umar, namun yang memiliki nilai lebih dan tak tertandingi adalah, seorang perempuan Cut Nyak Din ikut bertempur melawan penjajah dan kemudian mengantikan posisi suaminya masuk hutan sebagai panglima perang memimpin pasukan guna mengusir penjajah.

“Ini sungguh luar biasa,’ Katanya dalam tanyangan program melawan lupa Metro TV

Pada peringatan kali ini, perempuan Aceh berdiri di Simpang Kisaran Meulaboh, membagikan bunga kepada pengendara jalan yang melintas. Setelah selesai membagikan bunga, para rombiongan juga berziarah ke makam Teuku Umar di Desa Mugo, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat. (bai)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.