Header Ads

Eeh… Pembangunan Balai Pengajian Berani di ‘Olah’ ?

acehbaru.com | Aceh Barat – Tak kenal tebu kaoy (nazar), itulah mungkin yang cocok kita sebutkan untuk temuan ini. Pembangunan tempat mengaji yang seharusnya dibuat sesuai spek dan tidak ada olah sana dan olah sini, tapi faktanya anggota DPRK Aceh Barat menemukan indikasi pembangunan salah satu balai pengajian  tidak sesuai dengan spesifikasi.

”Penggunaan besi tidak berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI), listplank tidak sesuai ukuran, begitu juga dengan material Plafon,atap dan lantai keramik,” Kata Abdul rauf Juru Bicara Fraksi PAN saat membaca pandangan fraksi pada rapat paripurna ke VII pembahasan dan penetapan Rancangan Qanun Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kabupaten (Qanun RAPBK) Aceh Barat,Selasa,10 November 2015

Dasar temuan itu Rauf mendesak DPRK untuk secepat mungkin melakukan pembentukan pansus guna menindaklanjuti temuan dan untuk melihat berbagai pembangunan lain yang di duga juga di ‘olah’agar mendapatkan keuntungan yang berlipat, sehingga mutu bangunan jauh dari yang diharapkan. “Kita curiga ada indikasi permainan antara pihak pengawas dengan rekanan,"Kata dia.

Rauf juga menambahkan pembangunan yang menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai Rp.149.338.000,- yang dibangun oleh CV Tirta Jasa dan untuk perusahaan pengawas CV Infra Madya Konsulindo tersebut harus ditunda pembayarannya oleh dinas terkait. (bai)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.