Header Ads

Warga Cot Buket Tuntut Pemkab Bireun Rp 1.7 Milyar

acehbaru.com | Bireuen – Warga Cot Buket Kecamatan Peusangan menuntut  pemerintah kabupaten Bireuen Rp. 1,7 Milyar. Tuntutan itu sebagai ganti rugi menyusul dugaan pencemaran lingkungan di kawasan itu. Selasa, 6 Oktober 2015

Koordinator LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe, Fauzan, S.H mengatakan pihaknya telah menerima kemarin laporan warga Dusun Tuha Mandeh, Desa Cot Buket, Kecamatan Peusangan, yang melaporkan bahwa telah terjadi pencemaran lingkungan dan tempat tinggal yang tak layak huni disekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cot Buket yang diterima pada Rabu, 30 September 2015 lalu.

Atas laporan tersebut pihaknya langsung menurunkan tim n diantaranya Koordinator LBH Banda Aceh Pos Lhoksuemawe Fauzan, SH dan staf LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe, M. Chaleb, SH.

Setelah ke lokasi kami melihat bahwa area di sekitar TPA memang terdapat beberapa rumah warga yang sangat dekat, sehingga bau menyengat dari Tumpukan sampah sangat menggangu warga terutama pada saat pengerukan yang membuat masyarakat mual dengan bau tersebut.

Atas kondisi tersebut, masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Bireun untuk merelokasikan kembali TPA yang telah dibangun sekitar tahun 2002 di wilayah mereka, selain itu masyarakat juga meminta Pemerintah kabupaten Bireun untuk memberikan ganti rugi yang telah dihitung oleh masyarakat sebesar Rp 1,7 Milyar lebih.

“Angka tersebut masyarakat hitung berdasarkan peraturan perundang-undangan yang mereka ketahui, kami berhak membantu masyarakat untuk memperoleh keadilan dan kehidupan yang layak,” Ujar Fauzan

Fauzan menambahkan, selain masalah bau yang tidak sedap atau bau busuk, TPA tersebut juga memberikan dampak lingkungan seperti pencemaran air. Air dari tumpukan sampah itu juga mencemari persawahan warga, karena saluran air dari TPA telah merembes ke sebuah anak sungai yang digunakan untuk sawah masyarakat. Bahkan diantara tumpuklan sampah tersebut ditemukan sejumlah jarum suntik. (ira)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.