Header Ads

Ratusan Pengungsi Rohingya Aceh Utara Kabur

acehbaru.com | Aceh Utara – Sebanyak 176 pengungsi rohingya di shelter Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, dalam beberapa bulan ini berhasil kabur keluar Aceh. Diperkirakan mereka sudah berada di Medan dan Malaysia dan kabur berkat bantuan cukong.

Pihak Imigrasi, IOM, UNHCR, Pemkab Aceh Utara dan aparat keamanan sepertinya tidak mampu berbuat banyak terhadap kaburnya sebagian warga rohingya tersebut. Namun, kini yang masih tersisa menempati shelter Blang Adoe yakni 140 pengungsi lagi.

Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Informasi Setdakab Aceh Utara, Amir Hamzah, yang ditemui acehbaru.com, Jum’at 16 Oktober 2015, mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait terhadap kaburnya 176 pengungsi rohingya tersebut. Seperti Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Utara, IOM, UNHCR dan Polsek Kuta Makmur.

“Kamis sore kami sudah melakukan pendataan ulang terhadap jumlah pengungsi di shelter Blang Adoe, hanya tinggal 140 orang lagi,”ungkap Amir Hamzah. Dia juga menyebutkan, kaburnya imigran rohingya itu dipastikan secara bertahap. Karena awalnya ketika mereka tinggal digedung BLK Blang Adoe berjumlah 316 orang.

Kemudian, saat menempati shelter sesuai data pada 7 Oktober lalu para pengungsi hanya tersisa 236 orang. Selanjutnya, saat didata ulang pada Kamis, 15 Oktober 2015 mereka hanya tinggal 140 orang lagi dan artinya 176 pengungsi lainnya sudah berhasil kabur dan termasuk jurubicara pengungsi M. Hussen.

“Sejauh ini kita tidak tau apa alasan mereka kabur. Dan kita berharap warga rohingya itu dapat segera kembali ke shelter. Kalau untuk menjemput mereka tidak mungkin, karena Aceh Utara tak punya dana untuk menjemput para pengungsi yang kabur tersebut,”terangnya. Pun demikian, saat ini pihak keamanan terus berupaya untuk mencari informasi keberadaan ratusan pengungsi rohingya yang berhasil kabur itu. (mrz).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.