Header Ads

Lecehkan Wartawan, Organisasi Jurnalis Minta Politisi Demokrat Lhokseumawe Di PAW

acehbaru.com |  Lhokseumawe-Persatuan Wartawan Aceh (PWA) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Utara meminta kepada Partai Demokrat Aceh dan DPC Demokrat Lhokseumawe untuk mengantikan T. Sofianus yang kini menjabat Wakil Ketua DPRK Kota Lhokseumawe. Rabu, 28 Oktober 2015.

Desakan dua organisasi wartawan itu menyusul pernyataannya yang melecehkan wartawan dihadapan sejumlah mahasiswa yang sedang menggelar aksi damai dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda. Dalam orasinya mahasiswa menyoroti sikap diam DPR dalam menyahuti berbagai persoalan termasuk soal kabut asap yang telah meresahkan warga Kota Lhokseumawe.

[caption id="attachment_26632" align="alignnone" width="642"]T. Sofianus Alias Poncek Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe | Foto facebook.com/sofianus.teuku T. Sofianus Alias Poncek Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe keluarkan pernyataan melecehkan wartawan di sela aksi damai mahasiswa didepan DPRK, Rabu, 27 oktober 2015. | Foto facebook.com/sofianus.teuku[/caption]

Disela itu, T. Sofianus meminta para wartawan yang meliput aksi tersebut jangan Cuma menulis soal demo tetapi juga menulis soal masukan dirinya selaku anggota DPRK. Kemudian iapun melontarkan kata yang tidak pantas.

".Nyan harus peuek berita, bek wate hana dibayeu hana peu ek. (media harus menaikkan berita ini, jangan kalau tidak dibayar tidak mau dinaikan),”Kata Sofianus dalam pernyataannya di hadapan Mahasiswa.

Maimun Asnawi Ketua Persatuan wartawan Aceh mengatakan, T. Sofianus itu tidak belajar dalam berkomunikasi, padahal wartawan dalam bekerja di lindungi oleh undang undang No 40 tahun 1999 tentang Pers.

"Copot saja dia dari Wakil DPRK kota lhokseumawe, bahkan dari anggota dewan, dan kalau bisa dipidanakan"Kata Maimun kepada acehbaru.com.

Maimun juga berharap kepada partai yang mengusung T. Sofianus tersebut untuk melakukan evaluasi dan segera melakukan penarikan dari wakil ketua DPRK serta melakukan penggantian antar waktu.

"Kalau seperti Itu bahasa yang dikeluarkan oleh Wakil DPRK tersebut, justru dapat merusak Partai Demokrat, sehingga dengan kejadian ini partai Demokrat harus segera melakukan tindakan nyata, memecat dia dari Anggota Dewan bahkan dari kader partai," Tambah Maimun

Hal senada juga disampaikan oleh Sayuti Ahmad Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh utara dan Kota Lhokseumawe mengutuk keras perkataan yang melecehkan wartawan tersebut.

Pasca kejadian itu para wartawan yang tergabung diberbagai organisasi di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe mendiskusikan kasus pelecehan ini, untuk tindakan berikutnya, karena perkataan yang dilontarkan politisi Demokrat itu melecehkan semua wartawan di Kota dan kabupaten itu. (Tfq)

1 komentar:

  1. Dia itu memang orang yg sombong....berkomunikasi dan berinteraksi juga sprt org yg tidak berpendidikan....
    Mentang2 naik jadi anggota DPRK, semua orang dianggap binatang sama dia.
    Ngomong gak pake bandrol, otak nya di dengkul....

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.