Header Ads

Langsa Berduka, Isak Tangis Warnai Penguburan Istri dan Anak Walikota

acehbaru.com | Langsa – Innalillahi Wainna Ilaihi Raji’un, Isak tangis tak terbendung dari sejumlah masyarakat dan aparatur pemerintahan Kota Langsa saat penguburan istri Walikota, Ny Marliza Muchtar (39) dan anak ketiganya, Zaratul Syifa (11) dipenguburan umum Desa Paya Bujoek Seuleumak Kota Langsa pukul 13:00 wib, Minggu 11 Oktober 2015.

Rombongan istri Walikota Langsa meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi di Jalinsum tepatnya di Desa Bukit Selamat Kec. Sungai Raya. Tragedi ini telah menimpa keluarga besar Walikota Langsa Usman Abdullah SE.

Dalam kecelakaan tersebut istri Walikota, Ny Marliza Muchtar (39) dan anak ketiganya, Zaratul syifa (11) meninggal dunia. Selain itu sopir, Fazar, dan seorang pengasuh anak, Risna (22) ikut menjadi korban meninggal dunia.

Sedangkan anak paling bungsu Walikota masih berumur dua tahun, Uwais Qarni, selamat meskipun dalam kondisi luka berat bersama dua orang lainnya, yaitu ajudan anggota Polres Langsa, Yusuf (35), dan seorang pengasuh bayi lainnya, Aklimah.

Kronologis kejadian, Minggu 11 oktober 2015 sekitar pukul 04.00 WIB, mobil Toyota Innova BL 389 FA ditumpangi almarhumah Ny Marliza Muchtar bersama ‎korban lainnya, dalam perjalanan pulang dari Banda Aceh menuju kediaman di Kota Langsa.

Namun sesampainya di jalan lurus (Jalinsum) kawasan Desa Bukit Selamat, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur, mobil almarhumah istri Usman Abdullah bertabrakan (laga kambing) dengan truk interkuler pengangkut barang, yang melaju dari Medan menuju Banda Aceh.

Kondisi mobil Innova hancur (ringsek) parah bagian depan, dan kedua mobil tersebut masuk ke beram sisi jalan sebelah kiri (arah Banda Aceh-Medan). Sedangkan truk mengalami ringsek bagian depan, dan sopir truk serta kernek mengalami luka ringan.

Jenazah korban pagi itu setelah di visum di RSUD Langsa, langsung dibawa ke Pendopo Walikota, sedangkan korban luka berat termasuk anak lelaki Walikota dibawa ke
RS Colombia di Medan.

Sebelum dikebumikan jenazah disemanyamkan di rumah duka (Pendopo) Pemko Langsa, anggota DPR, dan masyarakat tampak ramai menyemut berkunjung. Sementara di dalam suara saut menyaut bacaan yasin terdengar. (ira/jim)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.