Header Ads

Helicopter Hilang Kontak Di Pulau Samosir

acehbaru.com - Helicopter milik PT PAS jenis  Eurocopter B4 call sign PKE-KA yang terbang dari Pulau Samosir pukul 11.30 WIB tadi pagi dilaporkan hilang kontak. Hingga pukul 15.00 WIB siang tadi belum mendarat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Diberitakan TEMPO.CO, Helikopter itu, menurut Kantor Save And Rescue (SAR) Medan, berpenumpang 4 orang dengan 1 pilot. Namun data-data resmi pilot dan empat penumpangnya belum diketahui SAR.

"Heli itu terbang dari Pulau Samosir, Kabupaten Samosir tadi pukul 11.30 WIB menuju Bandara Kualanamu. Tapi hingga pukul 15.00 WIB heli belum mendarat dan dilaporkan menara kehilangan kontak dengan heli," kata Kepala Kantor SAR Medan Rochmali kepada Tempo, Minggu 11 Oktober 2015.

Begitu menerima infrimasi ada heli kehilangan kontak, Menara ATC Kualanamu, ujar Rochamali, langsung menghubungi Kantor SAR Medan."Saya tadi sudah meminta notice to airmen atau notam untuk disebarluaskan melalui peralatan telekomunikasi ke semua pesawat yang melintas di sekitar rute Samosir menuju Kualanamu agar menditeksi singnal dijalur tersebut." kata Rochmali.

Hingga petang ini, sambung Rochmali belum ada laporan, sinyal heli terditeksi sekitar jalur Samosir ke Kuanalamu.

" Karena ini sudah tahap mengkawatirkan, tadi semua Kepala Polsek sekitar Samosir hingga Kuanalamu sudah kami hubungi untuk memantau wilayahnya masing-masing,' ujar Rochmali. Jika sampai malam ini belum ada tanda-tanda heli mendarat darurat, petugas SAR, sambung Rochmali akan segera membuka posko pencarian.

Otoritas Bandara (Otban) Wilayah II Medan membenarkan satu unit helikopter 'loss contack' dengan menara Kualanamu. Terkait hal itu, Otban Medan, menurut Kepala Otban sudah berkoordinasi dengan tim SAR Medan." Kami sudah berkoordinasi dengan Kantor SAR Medan," kata Kepala Otban Herson.

Menurut Herson, belum ada keterangan lebih lanjut terkait penyebab heli hilang kontak. Dia juga belum mengetahui posisi heli terakhir kali kontak dengan Kualanamu." Informasi heli hilang kontak masih kami sebar. Mudah-mudahan hanya pendaratan darurat," ujarnya.(i/ Sumber TEMPO.CO)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.