Header Ads

Wah, Pria Asal Kashmir India Ini Tampar Imam Mesjid Di Malaysia

acehbaru.com | Jakarta - Suasana shalat Jumat di Masjid Negara, Malaysia berubah menjadi ricuh ketika seorang pria tiba-tiba menampar imam masjid, Mohd Zuhairee Mohd Yatim.

Tempo.co yang mengutip Astro Awani pada 18 September 2015, melansir pria yang diyakini keturunan India tersebut melakukan aksinya ketika rakaat pertama.

Kejadian itu mengemparkan seluruh jemaah masjid dan saksi-saksi merekam kejadian dalam bentuk gambar dan rekaman video.

Menurut Wakil Imam Besar Masjid Negara, Ustaz Yusuf Ahmad, pria itu menerobos beberapa barisan salat (saf) ketika jamaah lainnya sedang shalat. Kemudian, Pria itu menampar Zuhairee yang sedang memimpin shalat sampai shalat terpaksa dihentikan.

"Saya menduga Imam tersangkut bacaannya. Secara tiba-tiba, pria tersebut muncul dan terus menampar Imam," jelasnya.

Pria itu kemudian mencoba melarikan diri keluar dari ruang shalat utama sambil melaung-laungkan kata dalam bahasa India, namun dia tersandung pada tripod kamera sebelum berhasil ditangkap oleh jemaah yang berada di dalam masjid.

Dia selanjutnya dibawa oleh beberapa orang jemaah dengan dibantu anggota satpam masjid ke pondok penjaga sementara menunggu polisi tiba. Tidak ada cedera serius terhadap Imam Zuhairee dilaporkan dan dia kembali untuk memulai kembali shalat Jumat yang sempat terhenti.

Segera selesai shalat, jamaah berbondong-bondong ke pondok penjaga dan ada yang berkesempatan untuk merekam wajah pria tersebut yang dikawal ketat pihak penjaga keamanan dan anggota komite masjid serta polisi lalu lintas.

Anggota polisi tiba sekitar jam 2.10 sore dan membawa pria itu ke Balai Polis Tun HS Lee untuk diinterogasi.

Wartawan penyiaran Astro Awani, Hans Yusoff dan Israr Khalid bersama kameramen Md Ruzi Mohamad Saman yang berada di Masjid Negara, merekam momen tersangka yang langsung dibawa masuk ke mobil polisi sambil diteriaki jemaah yang berang dengan kejadian itu.

Sementara itu, polisi menginformasikan dalam menindaklanjuti insiden itu, diketahui bahwa tersangka berusia 31 tahun dan berasal dari Kashmir, India.

Motif perbuatan pria India itu belum diketahui, namun menurut polisi, penyelidikan menemukan tersangka mengalami gangguan mental karena sering berbicara berbicara seorang diri. (tempo.co)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.