Header Ads

Silap, Oknum Guru SDN 7 Matangkuli Berurusan Dengan Pihak Berwajib

acehbaru.com | Lhoksukon- Seorang guru tak mungkin menyimpan kebencian kepada muridnya, namun mungkin kata yang tepat kita sebutkan khilaf. Akibat kekhilafan itu seorang oknum guru berinisial ANT (54) yang mengajar di SDN 7 Matangkuli, Aceh Utara terpaksa berurusan dengan pihak berwajib.

Kisah ini berawal pada tanggal 31 Agustus 2015 siang, dimana korban dan beberapa temannya melihat dua siswa yang sedang berkelahi. Oknum guru datang dan melerai perkelahian tersebut dan meminta siswa lainya untuk membubarkan diri.

Kemudian saat ANT membawa siswa yang berkelahi tersebut ke ruang guru, namun dalam perjalanan ke kantor, ada yang memukul kepala siswa yang berkelahi, dan ANT mengira korbanlah yang memukulnya sehingga langsung memukul kepala korban menggunakan martil yang sudah berada ditangannya yang diperoleh dari pekerja dirumah sekolah tersebut.

Fauzan, SH dari LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe mengaku sangat menyanyangkan kejadian ini. ,”Kami berharap Polsek Matangkuli memproses perkara dugaan penganiayaan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku agar hal tersebut tidak terulang kembali serta menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat kepada Guru,” Harap Fauzan

Fauzan juga berharap dengan terjadinya pemukulan tersebut, para orang tua harus lebih meningkatkan lagi perhatian kepada anak-anaknya karena meski buah hatinya telah dititipkan kepada sekolah yang diinginkan.

,”Membimbing dan mendidik seorang anak juga tidak boleh diberikan sepenuhnya kepada guru, karena kewajiban untuk membimbing dan mendidik seorang anak adalah kewajiban orang tuanya juga,” Tambah Fauzan. (irv/ rilis)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.