Header Ads

Proses Belajar Mengajar SDN 1 Makmur Kembali Normal

acehbaru.com| Bireuen - Proses belajar mengajar di SDN 1 Makmur Kabupaten Bireuen kembali normal Kamis, 10 September 2015, setelah kemarin lumpuh total akibat pintu masuk sekolah tersebut di gemboki warga karena di picu mutasi kepala sekolah tersebut.

Menurut A.Rahman seorang warga yang berhasil ditemui reporter acehbaru.com, pintu masuk yang kemarin digemboki warga sejak pagi tadi sudah dibuka kembali, satu persatu murid yang datang memasuki pekarangan sekolah disambut oleh para guru yang sudah duluan datang dengan menyalami mereka.

Pembukaan kembali  pemblokiran pintu masuk sekolah itu setelah  keuchik, tuha peut bersama komite sekolah menyambangi kantor dinas P dan K Kabupaten Bireuen dan bertemu Sekretaris Dinas M.Nasir dan Kabid Dikdas Abdullah S.Pd

Keuchik Husaini A Bakar mengungkapkan, setelah kami bertemu dan menyampaikan persoalan terkait pemblokiran warganya kepada sekdis dan kabid dikdas maka kami menemukan kata sepakat dan solusi untuk menyelesaikan masalah mutasi tersebut.

Pihak dinas  mengeluarkan selembar surat tertanggal 9 September 2015 ditujukan kepada komite sekolah SDN 1 Makmur yang di tanda tangani kepala Dinas Drs.Nasrul Yuliansyah,M.Pd.

Isi surat yang ditembusi ke UPTD kecamatan Makmur tersebut menyebutkan  sehubungan mutasi bapak Azhari S.Pd kepala SDN 1 Makmur menjadi kepala SDN 9 Makmur dan penggantinya adalah ibu Nurlaila Azis S.Pd, untuk maksud tersebut perlu kami sampaikan bahwa bapak Azhari untuk sementara waktu masih sebagai kepala SDN 1 Makmur sambil menunggu proses selanjutnya dan kami harapkan agar proses belajar mengajar tetap di laksanakan sebagaimana mestinya.

Berdasarkan hasil musyawarah dan surat itulah kami  kembali mengaktifkan kembali sekolah , tapi kami tetap mengikuti perkembangannya tentang penyelesaian masalah itu.

"Kalau persoalan ini dibiarkan dan tidak diselesaikan bahkan kepala tetap di pindah, maka kami akan menutup kembali sekolah tersebut hingga batas yang tidak ditentukan.katanya

Terkait persoalan itu ketua komisi E DPRK Bireuen Ismail Adam yang berhasil dihubungi via selularnya berharap pihak Dinas agar menyelesaikan masalah itu sesuai hasil kesepakatan yang tertera pada surat yang telah ditujukan kepada komite sekolah. Dia juga meminta kepada dinas P dan K dalam proses mutasi harus mengutamakan profesionalisme. "Jangan karena adanya kepentingan seseorang dalam proses mutasi dunia pendidikan akan hancur,". Ujarnya

Lakukanlah penilaian kinerja dan masa menjabat kepala serta berkordinasi dengan UPTD setempat sebelum mutasi dilakukan, jangan dikesampingkan UPTD karena mereka lebih tahu siapa yang layak untuk dipromosi atau dipertahankan. Lanjut Ismail Adam.| sal |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.