Header Ads

Lepas Pelaku Penganiayaan, LBH Laporkan Penyidik Polsek Tanah Luas ke Propam

acehbaru.com | Lhoksukon- LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe bersama klien telah melaporkan oknum Polisi yang diduga telah melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri karena tidak menjalankan tugas secara Profesional, Proporsional dan Prosedural dalam menangani suatu perkara, dengan tidak ditahannya pelaku penganiayaan berat (pembakar kelamin).

AS yang merupakan Penyidik Polsek Tanah Luas tidak melakukan penahanan terhadap pelaku karena alasan keluarga sedang malakukan perdamaian, dan tidak adanya perintah dari Polsek setempat, seharusnya Polisi dalam hal ini Penyidik maupun Polsek harus menahan pelaku karena telah mengakui dan menetapkan pelaku sebagai tersangka karena telah adanya bukti permulaan yang cukup berupa laporan dan hasil Visum serta pengakuan.

Jika dilihat dari segi peraturan perundang-undangan, perdamaian terhadap kasus penganiayaan berat bukan berarti setelah berdamai kasus akan selesai, karena penganiayaan berat bukan delik aduan, malainkan delik biasa sehingga perkara tersebut dapat diproses namun perdamaian tersebut hanya akan menjadi pertimbangan hakim dalam memberikan putusan,sehingga tindakan polisi yang tidak melakukan penahanan terhadap pelaku sangat beresiko untuk melarikan diri dan saat ini pelaku benar-benar melarikan diri sehingga sampai saat ini masih menjadi DPO Polres Aceh Utara.

"Untuk itu kami berharap Propam Polres Aceh Utara bekerja maksimal dalam memeriksa tindakan pelanggaran kode etik profesi Polri ini, apabila Propam tidak bekerja maksimal kami akan melakukan upaya yaitu akan melaporkan tindakan Penyidik Polsek Tanah Luas ke Wasidik Polda Aceh," Ujar Fauzan, SH

Adapun perkara penganiayaan ini terjadi pada hari kamis, 2 Juli 2015 jam 09.00 WIB di pinggir sungai Gampong Serbajaman Baroh Kec. Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara. SU (26) berjenis kelamin laki-laki warga Meunasah Baro, Kec. Matangkuli di aniaya oleh HS (29) asal Gampong Serba jaman Baroh dan FH asal Gampong Rayeuk Kuta Kecamatan. Tanah Luas.

Adapun hasil Visum et Repertum menunjukkan terdapat beberapa luka yaitu pada Alat kelamin korban terdapat luka bakar, luka di pangkal hidung, luka di ujung kemaluan, luka di kedua tangan dan kedua kaki serta beberapa luka lainya di sekujur tubuh korban (i/rilis)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.