Header Ads

Kepala Sekolah Di Mutasi, Warga Gembok SDN 1 Makmur

acehbaru.com | Bireuen - Aktifitas belajar mengajar di SD Negeri 1 Makmur Kabupaten Bireuen seharian lumpuh total pada Rabu 9 september 2015, pasalnya masyarakat yang kecewa menggembok pintu masuk akibat mutasi kepala sekolah yang dilakukan Pemkab Bireuen Selasa 8 september kemarin ,sehingga murid dan guru tidak bisa melaksanakan proses belajar mengajar

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun Reporter acehbaru.com sejak beredar kabar tentang pergantian kepala sekolah SDN 1 Makmur kemarin masyarakat mulai marah, sebab sebelumnya dijabat oleh Azhari S.Pd dan selanjutnya akan di ganti oleh Hj.Nurlaila Aziz, sementara kepala SDN 1 Makmur itu dimutasi ketempat tugas baru ke SDN 9 Makmur menggantikan Hj.Nurlaila Azis .

[caption id="attachment_25631" align="alignleft" width="703"]Siswa dan guru  SDN-I Makmur. mogok belajar, Rabu 9 September 2015 karena warga kecewa dengan dinas P dan K Bireuen melakukan mutasi kepala sekolah yang baru setahun menjabat Siswa dan guru SDN-I Makmur. mogok belajar, Rabu 9 September 2015 karena warga kecewa dengan dinas P dan K Bireuen melakukan mutasi kepala sekolah yang baru setahun menjabat[/caption]

Bentuk kekecewaan warga desa Kuta Barat dimana tempat sekolah itu berada terhadap proses pemutasian yang menurut mereka terkesan asal-asalan itu di diwujudkan warga pada Rabu pagi sekira jam 07.30 wib pintu gerbang sekolah sudah di gembok dan di segel dengan papan sehingga murid dan dewan guru berada di luar dan dalam suasana hujan satu persatu murid dan guru pun meninggalkan lokasi sekolah.

M.Husen Ishak, komite sekolah saat ditemui acehbaru.com menjelaskan dia tidak bisa membendung keinginan warga dan wali murid yang kecewa dengan kondisi ini , karena masyarakat menilai selama ini kepala tersebut telah membawa perubahan drastis baik proses belajar mengajar maupun dalam membina hubungan dengan mereka. Jelasnya

" Kami bukan tidak mau menerima kepala baru , akan tetapi berilah kesempatan kepada dia beberapa tahun kedepan untuk menyelesaikan program yang telah dirancang". Tambah M.Husen

Husaini Abakar keuchik Barat bersama aparaturnya juga merasa kecewa dengan kebijakan mutasi yang selama ini terjadi di Kabupaten ini. "Setiap ada mutasi tidak dilalui dengan proses yang sebenarnya,buktinya kepala SD kami baru setahun bertugas sudah di pindah kapan bisa berkembang ?"ujarnya

Ditambahkan, sangat wajar jika warga bertindak seperti ini dan kami tidak dapat mencegahnya , menurutnya selama ini pak Azhari banyak banyak kemajuan terutama bidang peningkatan siswa , pada tahun 2014 siswa kelas satu 13 orang sedang tahun ini meningkat jadi 18 orang disamping disiplin dan kekompakan juga terjalin dengan baik.jelas keuchik

Saiful Muhammad salah seorang wali murid yang berhasil ditemui mengancam akan mencabut tiga anaknya dari sekolah itu untuk dipindahkan ketempat lain jika kepala tersebut tetap di pindahkan.

"Saya putra daerah disini dan kamilah yang mempertahankan sekolah ini,jadi kalau bagini cara pemerintah berbuat biar kami pindahkan anak kami ke sekolah lain dan sekolah ini kita tutup saja," Ujar Saiful kesal

Menanggapi masalah tersebut Kepala Unit PelaksanaTeknis Dinas( UPTD ) Kecamatan Makmur Nurmadiah ,S.Pd juga merasa terkejut dan kecewa karena dia tidak tahu menahu dengan roling jabatan yang terjadi kemarin bahkan tanpa adanya kordinasi dengan pihaknya di kecamatan.

"Apalagi selama ini SDN 1 Makmur lagi berbenah, jadi tidak ada alasan untuk kita pindah dan untuk itupun harus ada penilaian sebelumnya".sebutnya

Namun demikian, dia berharap kepada komite dan aparatur desa untuk mengaktifkan kembali sekolah besok sambil kita cari solusi kepihak terkait untuk kebaikan kita bersama. | sal |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.