Header Ads

Gagal Uji Kelayakan, Mobil Listrik Buatan Indonesia akan Dikembangkan di Malaysia

acehbaru.com - Mobil listrik buatan anak Indonesia, Selo dinyatakan gagal uji kelayakan di Indonesia. Selo diakuisisi oleh perusahaan asal Malaysia dan rencananya akan dikembangkan di negeri jiran tersebut untuk nantinya akan diproduksi secara massal.

Prototype mobil listrik ini dikembangkan oleh bengkel modifikasi Kupu-kupu Malam Yogyakarta dengan model sport car dengan nama Selo menghabiskan dana Rp 1,5 miliar. Bila diproduksi secara massal, harga mobil itu bisa menurun sampai 30 persen.

Lalu apakah Indoensia mengalami kerugian jika Selo 'diakuisisi' Malaysia?

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Unggul Priyanto mengatakan, tak masalah Selo diakuisisi Malaysia dikarenakan Malaysia tak jago-jago amat dalam pembuatan mobil listrik.

"Ya, nggak apa. Lagian Malaysia juga nggak jago-jago amat bikin mobil kan? Gak papa. Kalau pun untuk dijual, siapa yang mau beli? Berapa banyak yang mau beli? Bikin pabrik mobil gak main-main itu, padat modal itu. Yang lebih realistis itu motor listrik karena harganya mungkin bisa terjangkau," kata Unggul dikutip Merdeka.com dalam sebuah wawancara eksklusifnya, Kamis 3 September lalu.

Ia menyebutkan, Indonesia kini memang belum saatnya mengembangkan mobil listrik, termasuk negara-negara maju. Jika diproduksi secara massal, maka dikhawatirkan mobil-mobil listrik itu tak akan laku.

"Kalau mau jujur, saya katakan belum waktunya. Harusnya tanyakan dulu ke BPPT. Itu kan dari awal adanya mobil listrik untuk step komersialisasi. Jadi begini mobil listrik, kenapa belum waktunya, di negara maju sekalipun mobil listrik belum komersial. Tapi kalau dibikin industri belum waktunya," tandasnya. (ami/merdeka.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.