Header Ads

Dana Rp 400 Miliar, Unimal Bangun Rumah Sakit Pendidikan

acehbaru.com | Aceh Utara - Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, membangun Rumah Sakit Pendidikan (RSP) di kampus utama Reuleut, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Pembangunan RSP itu, ditandai dengan peletakan batu pertama, Rabu (3/8) di kampus utama Reuleut, oleh Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, Rektor Unimal Prof Dr Apridar dan Danlanal Lhokseumawe, Letkol Marinir Nasruddin.

Turut hadir, Ketua DPRK Aceh Utara, Ismail A Jalil, Kapolres Lhokseumawe, Kapolres Aceh Utara, petinggi Kodim 0103 Aceh Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Lhoksukon, ulama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan itu, akan menelan dana Rp 400 miliar bersumber dari APBN dengan sistem dana multi years. Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Prof Dr Apridar, mengatakan, rumah sakit itu sangat besar manfaatnya bagi Unimal dan masyarakat lingkungan.

Kata Rektor Unimal Prof Apridar tahap awal RSP itu dibangun dengan dana sebesar Rp 20 miliar. Kemudian satu gedung ruang kuliah umum Fakultas Kedokteran sebesar Rp 9 miliar. "Kita harapkan pembangunan ini selesai dalam tiga tahun. Kita harap pemerintah pusat, pemerintah Aceh dan Pemerintah Aceh Utara mendukung pembangunan ini dengan membantu sarana dan prasarana pendukungnya," ujar Apridar, dalam relisnya yang diterima acehbaru.com.

Disebutkan rumah sakit itu akan menjadi rujukan utama di Aceh. Selain melayani perawatan masyarakat, rumah sakit itu juga menjadi pusat riset berbagai penyakit di Aceh. Pusat riset itu, sambung Prof Apridar akan memberikan dampak positif terhadap berbagai persoalan kesehatan masyarakat. Selain itu, Rektor mengajak seluruh masyarakat terus mendukung pembangunan kampus itu. Sehingga, kampus bisa lebih cepat berkembang dan bisa berkontribusi untuk pembangunan Indonesia.

"Jika rumah sakit ini sudah beroperasi, maka biayanya tentu bisa lebih murah untuk pengobatan rakyat. Karena misi utama rumah sakit ini memang misi sosial untuk masyarakat," ujarnya. Pada bagian lain, rektor menyebutkan tahun ini pihaknya sedang membangun gedung pusat administrasi di Kampus Bukit Indah Lhokseumawe senilai Rp 25 miliar dan satu gedung kuliah umum di Bukit Indah senilai Rp 11 miliar. "Jadi total dana pembangunan kita yang bersumber dari APBN tahun ini sebesar Rp 90 miliar," pungkas Prof Apridar. (mrz/rel).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.